Kasmidah Pura-pura Dirampok untuk Hindari Debt Collector
Selasa, 29/12/2009 13:09 WIB
Batang -
Cerdik namun sial. Begitulah nasib Kasmidah (26). Ibu rumah tangga ini mengaku dirampok untuk menghindari debt collector . Namun apes, dia ketahuan bohong. Kasmidah pun ditahan polisi atas kasus laporan palsu.
Awalnya warga Desa Kwagiran, Kecamatan Kesesi ini melaporkan telah terjadi perampokan di rumahnya Senin 28 Desember lalu. Polisi pun langsung menindaklanjutinya dengan melakukan olah TKP.
Namun saat melakukan pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah kejanggalan. Kejanggalan itu antara lain, berbagai barang berharga dan sepeda motor milik korban tidak hilang.
Polisi pun secara diam-diam menyelidiki kejanggalan tersebut. Kecurigaan polisi akhirnya menuai hasil. Khamidah mengaku bahwa laporannya itu hanya rekayasa belaka.
Ibu dua anak itu mengatakan, dia sengaja berbohong telah dirampok untuk menghincari para penagih hutang. Menurut Khamidah, sejak suaminya pergi meninggalkannya, banyak debt collector yang datang menagih hutang. Khamidah mengaku tidak tahu suaminya kabur kemana.
"Saya terpaksa mas, sebab tiap hari ada yang menagih utang. Saya berharap dengan cara ini ga ada lagi orang yang datang nagih utang," terang Khamidah.
Kasmidah boleh mengeluarkan berjuta alasan, namun polisi tetap melanjutkan proses hukum. Atas perbuatannya, Kasmidah dijerat pasal 220 KUHP tentang laporan palsu dengan ancaman hukuman satu tahun empat bulan penjara.
(djo/djo)
Awalnya warga Desa Kwagiran, Kecamatan Kesesi ini melaporkan telah terjadi perampokan di rumahnya Senin 28 Desember lalu. Polisi pun langsung menindaklanjutinya dengan melakukan olah TKP.
Namun saat melakukan pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah kejanggalan. Kejanggalan itu antara lain, berbagai barang berharga dan sepeda motor milik korban tidak hilang.
Polisi pun secara diam-diam menyelidiki kejanggalan tersebut. Kecurigaan polisi akhirnya menuai hasil. Khamidah mengaku bahwa laporannya itu hanya rekayasa belaka.
Ibu dua anak itu mengatakan, dia sengaja berbohong telah dirampok untuk menghincari para penagih hutang. Menurut Khamidah, sejak suaminya pergi meninggalkannya, banyak debt collector yang datang menagih hutang. Khamidah mengaku tidak tahu suaminya kabur kemana.
"Saya terpaksa mas, sebab tiap hari ada yang menagih utang. Saya berharap dengan cara ini ga ada lagi orang yang datang nagih utang," terang Khamidah.
Kasmidah boleh mengeluarkan berjuta alasan, namun polisi tetap melanjutkan proses hukum. Atas perbuatannya, Kasmidah dijerat pasal 220 KUHP tentang laporan palsu dengan ancaman hukuman satu tahun empat bulan penjara.
(djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
419 Komentar
-
368 Komentar
-
344 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

