Sidang Antasari
Pistol Pembunuh Nasrudin Agak Rusak, Amatiran Tak Mungkin Bisa Pakai
Selasa, 29/12/2009 14:50 WIB
Roy Haryanto
Jakarta -
Perlu penembak profesional untuk menyalakkan pistol revolver S&W yang dipakai untuk membunuh Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Sebab, pistol tersebut sudah agak rusak sehingga sulit digunakan.
"Kalau amatiran sih nggak mungkin bisa. Senjatanya sudah susah dipakai. Kedua, kalau nggak ahli, begitu menarik picu saja sering nggak kena," kata ahli senjata api dan amunisi Roy Haryanto.
Hal itu disampaikan dia usai menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa mantan Ketua KPK Antasari Azhar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (29/12/2009).
Menurut Roy yang juga atlet olah raga menembak tersebut, silinder pistol kaliber 38 itu terasa agak keras. Memang bisa dipaksakan, namun tembakan akan cenderung meleset ke bawah dan tidak mengenai sasaran.
Dikatakan pria asal Solo, Jawa Tengah, ini, dirinya sering melatih penembak pemula dengan menggunakan pistol berjenis sama. Tembakan muridnya kebanyakan gagal mengenai sasaran. Padahal sasaran tersebut dibuat cukup lebar dengan jarak tembak sekitar 3 meter.
"Tembakannya ke bawah. Mereka antisipasi begitu dor ada hentakan ke bawah. Makanya ditahan sehingga kenanya ke bawah. Itu ciri-ciri penembak pemula," lanjut Roy.
Sebelumnya Roy mengatakan, perlu pula berlatih dengan 3-4 ribu peluru untuk mahir menggunakan pistol revolver. Roy dihadirkan oleh kubu Antasari.
(irw/iy)
"Kalau amatiran sih nggak mungkin bisa. Senjatanya sudah susah dipakai. Kedua, kalau nggak ahli, begitu menarik picu saja sering nggak kena," kata ahli senjata api dan amunisi Roy Haryanto.
Hal itu disampaikan dia usai menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan Nasrudin dengan terdakwa mantan Ketua KPK Antasari Azhar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (29/12/2009).
Menurut Roy yang juga atlet olah raga menembak tersebut, silinder pistol kaliber 38 itu terasa agak keras. Memang bisa dipaksakan, namun tembakan akan cenderung meleset ke bawah dan tidak mengenai sasaran.
Dikatakan pria asal Solo, Jawa Tengah, ini, dirinya sering melatih penembak pemula dengan menggunakan pistol berjenis sama. Tembakan muridnya kebanyakan gagal mengenai sasaran. Padahal sasaran tersebut dibuat cukup lebar dengan jarak tembak sekitar 3 meter.
"Tembakannya ke bawah. Mereka antisipasi begitu dor ada hentakan ke bawah. Makanya ditahan sehingga kenanya ke bawah. Itu ciri-ciri penembak pemula," lanjut Roy.
Sebelumnya Roy mengatakan, perlu pula berlatih dengan 3-4 ribu peluru untuk mahir menggunakan pistol revolver. Roy dihadirkan oleh kubu Antasari.
(irw/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
411 Komentar
-
361 Komentar
-
340 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

