Wasiat Terakhir Gus Dur Minta PKB Bersatu
Kamis, 31/12/2009 01:20 WIB
Foto: Dokumen detikcom
Jakarta -
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memang masih cinta dengan PKB. Menjelang tutup usianya pun Gus Dur ingin mempersatukan kembali PKB. Sebelum meninggal, Gus Dur menyampaikan keinginannya agar semua jajaran PKB bersatu kembali.
Hal itu diungkapkan Sekjen DPP PKB Lukman Edy yang beberapa kali bertemu Gus Dur untuk menggagas upaya rekonsiliasi PKB.
"Pada pertemuan kedua dengan saya, beliau diskusi tentang rekonsiliasi atau ishlah PKB, besar keinginan Beliau untuk mengumpulkan kembali semua potensi PKB," kata Lukman kepada detikcom, Kamis (31/12/2009).
Gus Dur memulai menyampaikan keinginannya itu dalam bentuk masukan-masukan berharga kepada Lukman dan pengurus pusat PKB lainnya. "Pertama, beliau menyatakan kepada saya bahwa politik adalah bagaimana menempatkan diri sebaik-baiknya," papar Lukman.
Lukman pun mengenang pertemuan terakhir pengurus PKB dengan Gus Dur. Di pertemuan terakhir, Gus Dur masih saja peduli dengan masalah nasional. Gus Dur meminta kader PKB mengedepankan kepentingan nasional dan melupakan dinamika partai.
"Beliau menyatakan sementara menunda bicara PKB, beliau sedang serius memikirkan kasus Century, tentang respon publik dan respon istana tentang Century," kenang mantan Menteri Pengembangan Daerah Tertinggal (PDT) ini.
(van/yid)
Hal itu diungkapkan Sekjen DPP PKB Lukman Edy yang beberapa kali bertemu Gus Dur untuk menggagas upaya rekonsiliasi PKB.
"Pada pertemuan kedua dengan saya, beliau diskusi tentang rekonsiliasi atau ishlah PKB, besar keinginan Beliau untuk mengumpulkan kembali semua potensi PKB," kata Lukman kepada detikcom, Kamis (31/12/2009).
Gus Dur memulai menyampaikan keinginannya itu dalam bentuk masukan-masukan berharga kepada Lukman dan pengurus pusat PKB lainnya. "Pertama, beliau menyatakan kepada saya bahwa politik adalah bagaimana menempatkan diri sebaik-baiknya," papar Lukman.
Lukman pun mengenang pertemuan terakhir pengurus PKB dengan Gus Dur. Di pertemuan terakhir, Gus Dur masih saja peduli dengan masalah nasional. Gus Dur meminta kader PKB mengedepankan kepentingan nasional dan melupakan dinamika partai.
"Beliau menyatakan sementara menunda bicara PKB, beliau sedang serius memikirkan kasus Century, tentang respon publik dan respon istana tentang Century," kenang mantan Menteri Pengembangan Daerah Tertinggal (PDT) ini.
(van/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
440 Komentar
-
380 Komentar
-
349 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

