Gerakan Dukung Gus Dur Jadi Pahlawan Muncul di Facebook
Kamis, 31/12/2009 09:14 WIB
Jakarta -
Meninggalnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memunculkan duka cita yang mendalam bagi banyak orang. Sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa tokoh yang telah banyak berjasa buat bangsa itu, muncul usulan agar Gus Dur dinobatkan sebagai pahlawan nasional.
Selain PKB dan PPP yang sudah resmi mengusulkan gelar pahlawan tersebut, dukungan juga muncul di jejaring sosial Facebook. Sebuah akun grup berjudul ‘Dukung Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Menjadi Pahlawan Nasional’ muncul tak lama setelah Gus Dur menghembuskan nafas terakhir.
Akun itu dibuat pada hari Rabu (30/12/2009) malam, hanya beberapa jam setelah Gus Dur tutup usia. Inisiator akun tersebut antara lain PMII Cabang Sleman. Hingga Kamis (31/11/2009) pukul 08.30 WIB saat jenazah Gus Dur diterbangkan dari Jakarta menuju Jombang, akun tersebut beranggotakan sekitar 150 orang.
"Menilik sejenak ke belakang, tidak sedikit jasa dan kiprah beliau terhadap peradaban bangsa dan dunia. Tokoh humanisme ini mampu mempersatukan beraneka ragam kemajemukan dan perbedaan yang ada. Walhasil, kedamaian pun tercipta, kelompok-kelompok minoritas dan marginal dapat merasa tenteram," demikian tertulis dalam akun tersebut.
"Bukanlah gelar Pahlawan Nasional yang diinginkan Gus Dur. Namun, mungkin hanya sekadar gelar itulah yang bangsa ini dapat berikan terhadap Guru Bangsa ini," jelas inisiator grup tersebut.
(yid/nrl)
Selain PKB dan PPP yang sudah resmi mengusulkan gelar pahlawan tersebut, dukungan juga muncul di jejaring sosial Facebook. Sebuah akun grup berjudul ‘Dukung Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Menjadi Pahlawan Nasional’ muncul tak lama setelah Gus Dur menghembuskan nafas terakhir.
Akun itu dibuat pada hari Rabu (30/12/2009) malam, hanya beberapa jam setelah Gus Dur tutup usia. Inisiator akun tersebut antara lain PMII Cabang Sleman. Hingga Kamis (31/11/2009) pukul 08.30 WIB saat jenazah Gus Dur diterbangkan dari Jakarta menuju Jombang, akun tersebut beranggotakan sekitar 150 orang.
"Menilik sejenak ke belakang, tidak sedikit jasa dan kiprah beliau terhadap peradaban bangsa dan dunia. Tokoh humanisme ini mampu mempersatukan beraneka ragam kemajemukan dan perbedaan yang ada. Walhasil, kedamaian pun tercipta, kelompok-kelompok minoritas dan marginal dapat merasa tenteram," demikian tertulis dalam akun tersebut.
"Bukanlah gelar Pahlawan Nasional yang diinginkan Gus Dur. Namun, mungkin hanya sekadar gelar itulah yang bangsa ini dapat berikan terhadap Guru Bangsa ini," jelas inisiator grup tersebut.
(yid/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
438 Komentar
-
377 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

