Gus Dur Berpulang, KPK Berduka
Kamis, 31/12/2009 15:34 WIB
Jakarta -
Berpulangnya Gus Dur meninggalkan kedukaaan bagi pimpinan dan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selama hidupnya, Gus Dur telah memberi dukungan bagi keberadaan dan eksistensi lembaga antikorupsi itu.
"Segenap pimpinan dan pegawai KPK berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Abdurrahman Wahid, Presiden ke-4 Republik Indonesia, tokoh pluralis, pejuang demokrasi, dan guru bangsa pada Rabu 30 Desember 2009 di RSCM," demikian tulis siaran pers ungkapan duka cita KPK yang dibagikan kepada wartawan di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/12/2009).
Sosok Gus Dur dianggap banyak memberi inspirasi terwujudnya perubahan di negeri ini, termasuk bagi eksistensi dan keberadaan KPK. Gus Dur telah memberikan semangat juang agar tidak kendor dan takut dalam memerangi korupsi.
Saat KPK tertimpa prahara, mantan Ketum PBNU ini pun tidak luput menyemangati KPK. Gus Dur bahkan menyempatkan diri berkunjung ke KPK untuk memberi semangat meskipun pada saat itu dia sedang sakit.
"Pelajaran penting yang saya dapat dari Gus Dur ketika Beliau menyempatkan datang ke KPK, adalah agar kita tetap konsisten dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi," kenang Wakil Ketua Haryono Umar tentang sosok Gus Dur.
Sebagai tanda berduka atas kepulangan Gus Dur, bendera setengah tiang juga berkibar di halaman depan Gedung KPK. Sesuai imbauan Presiden SBY, bendera akan terus terpasang selama sepekan.
(Rez/nik)
"Segenap pimpinan dan pegawai KPK berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Abdurrahman Wahid, Presiden ke-4 Republik Indonesia, tokoh pluralis, pejuang demokrasi, dan guru bangsa pada Rabu 30 Desember 2009 di RSCM," demikian tulis siaran pers ungkapan duka cita KPK yang dibagikan kepada wartawan di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/12/2009).
Sosok Gus Dur dianggap banyak memberi inspirasi terwujudnya perubahan di negeri ini, termasuk bagi eksistensi dan keberadaan KPK. Gus Dur telah memberikan semangat juang agar tidak kendor dan takut dalam memerangi korupsi.
Saat KPK tertimpa prahara, mantan Ketum PBNU ini pun tidak luput menyemangati KPK. Gus Dur bahkan menyempatkan diri berkunjung ke KPK untuk memberi semangat meskipun pada saat itu dia sedang sakit.
"Pelajaran penting yang saya dapat dari Gus Dur ketika Beliau menyempatkan datang ke KPK, adalah agar kita tetap konsisten dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi," kenang Wakil Ketua Haryono Umar tentang sosok Gus Dur.
Sebagai tanda berduka atas kepulangan Gus Dur, bendera setengah tiang juga berkibar di halaman depan Gedung KPK. Sesuai imbauan Presiden SBY, bendera akan terus terpasang selama sepekan.
(Rez/nik)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 00:02 WIB
Diduga Depresi, Korban Kekerasan Ibu Angkat akan Dibawa ke Psikiater
-
Kamis, 09/02/2012 23:59 WIB
6 Imigran Gelap Asal Afghanistan Ditangkap di Perarian Sumut
-
Kamis, 09/02/2012 23:36 WIB
Aktivitas Gunung Lokon Meningkat, Waspadai Letusan
-
Kamis, 09/02/2012 22:31 WIB
MUI Sumsel Larang Perayaan Valentine's Day
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

