Insiden di Northwest Airlines
Obama Tuding Al Qaeda di Balik Insiden
Sabtu, 02/01/2010 18:20 WIB
(Foto: AFP)
Jakarta -
Percobaan pengeboman di pesawat Northwest Airlines saat Natal 25 Desember 2009 lalu didalangi oleh Al Qaeda. Sangkaan itu dilontarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama.
"Investigasi saat insiden Hari Natal terus berlanjut. Dan kita mempelajari terus tentang tersangka. Kita teliti tersangka lebih lanjut. Dan tampaknya dia berafiliasi dengan Al Qaeda," tutur Obama.
Tudingan itu dikatakan Obama saat dirinya berlibur di Hawaii, seperti dilansir Reuters, Sabtu (2/12/2010).
"Dan kelompok ini (Al Qaeda di Semenanjung Arab) melatihnya, membekalinya dengan bahan peledak dan mengarahkannya untuk menyerang pesawat yang menuju Amerika," tukas Obama.
Obama pun membuat beberapa kebijakan untuk menjaga keamanan negaranya, termasuk menarik pasukan dari Irak, menempatkan pasukan tambahan di Afghanistan dan mempererat hubungan dengan Yaman, di mana tersangka, Umar Farouk Abdulmutallab (23) menghabiskan waktu sebelum menyerang.
Presiden AS kulit hitam pertama itu pun menjadwalkan pertemuan antara pimpinan badan intelijen AS untuk mencegah pengeboman di pesawat.
Sebelumnya, Abdulmutallab mencoba meledakkan pesawat Northwest Airlines dalam perjalanan dari Amsterdam ke Detroit. Abdulmutallab menyembunyikan bahan peledak yang berjenis PETN di celana dalamnya.
Bahan peledak itu hanya menimbulkan sedikit kobaran api yang menyebabkan Umar Farouk terluka. Kepada penyidik, Umar Farouk kabarnya mengaku bahwa dirinya telah dilatih untuk misi peledakan itu oleh perakit bom Al Qaeda di Yaman.
(nwk/gah)
"Investigasi saat insiden Hari Natal terus berlanjut. Dan kita mempelajari terus tentang tersangka. Kita teliti tersangka lebih lanjut. Dan tampaknya dia berafiliasi dengan Al Qaeda," tutur Obama.
Tudingan itu dikatakan Obama saat dirinya berlibur di Hawaii, seperti dilansir Reuters, Sabtu (2/12/2010).
"Dan kelompok ini (Al Qaeda di Semenanjung Arab) melatihnya, membekalinya dengan bahan peledak dan mengarahkannya untuk menyerang pesawat yang menuju Amerika," tukas Obama.
Obama pun membuat beberapa kebijakan untuk menjaga keamanan negaranya, termasuk menarik pasukan dari Irak, menempatkan pasukan tambahan di Afghanistan dan mempererat hubungan dengan Yaman, di mana tersangka, Umar Farouk Abdulmutallab (23) menghabiskan waktu sebelum menyerang.
Presiden AS kulit hitam pertama itu pun menjadwalkan pertemuan antara pimpinan badan intelijen AS untuk mencegah pengeboman di pesawat.
Sebelumnya, Abdulmutallab mencoba meledakkan pesawat Northwest Airlines dalam perjalanan dari Amsterdam ke Detroit. Abdulmutallab menyembunyikan bahan peledak yang berjenis PETN di celana dalamnya.
Bahan peledak itu hanya menimbulkan sedikit kobaran api yang menyebabkan Umar Farouk terluka. Kepada penyidik, Umar Farouk kabarnya mengaku bahwa dirinya telah dilatih untuk misi peledakan itu oleh perakit bom Al Qaeda di Yaman.
(nwk/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
437 Komentar
-
375 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

