Garuda Tak Diberi BBM
Pemerintah Harus Evaluasi Freeport Sebagai Pengelola Bandara
Minggu, 03/01/2010 17:38 WIB
Jakarta -
Tindakan PT Freeport Indonesia yang menolak mengisi BBM pada pesawat Garuda Indonesia dinilai tidak profesional. Pemerintah seharusnya mengevaluasi izin PT Freeport sebagai pengelola Bandara Mozes Kilangin, Timika.
"Freeport sangat tidak profesional. Izinnya harus dipertimbangkan," ujar pengamat penerbangan Alvin Lie kepada detikcom, Minggu (3/1/2010).
Menurut Alvin, Freeport seharusnya tidak mencampuradukkan masalah urusan personal presiden direkturnya dengan peran Freeport sebagai pengelola BBM di Bandara Timika.
"Kan ada mekanisme penyelesaiannya. Garuda kan melayani urusan publik," ujar eks anggota DPR dari PAN ini.
Alvin mengatakan, pemerintah bisa melakukan audit investigatif jika memang alasan Freeport tidak melayani Garuda dengan alasan stok BBM terbatas. Freeport seharusnya bisa memperkirakan kapan bahan bakarnya habis.
"Kan bisa diperhitungkan kalau sampai sana ternyata habis BBM. Freeport bisa menginformasikan kepada Garuda kalau stok BBM terbatas sebelum mendarat," ungkapnya.
Sebelumnya, Garuda menyatakan bahwa pesawatnya, GA 652, ditolak mendapatkan BBM -- yang dikelola Freeport -- saat berada di Bandara Timika. Garuda mengaitkan hal ini dengan penolakan pilot pesawat tersebut pada rombongan Presdir Freeport yang mengantongi tiket GA 653 saat pesawat berada di Jayapura. Garuda lantas mengisi avtur ke Biak. PT Freeport menyangkal tidak memberi avtur pada Garuda. Yang benar, stok BBM-nya terbatas.
(gus/nrl)
"Freeport sangat tidak profesional. Izinnya harus dipertimbangkan," ujar pengamat penerbangan Alvin Lie kepada detikcom, Minggu (3/1/2010).
Menurut Alvin, Freeport seharusnya tidak mencampuradukkan masalah urusan personal presiden direkturnya dengan peran Freeport sebagai pengelola BBM di Bandara Timika.
"Kan ada mekanisme penyelesaiannya. Garuda kan melayani urusan publik," ujar eks anggota DPR dari PAN ini.
Alvin mengatakan, pemerintah bisa melakukan audit investigatif jika memang alasan Freeport tidak melayani Garuda dengan alasan stok BBM terbatas. Freeport seharusnya bisa memperkirakan kapan bahan bakarnya habis.
"Kan bisa diperhitungkan kalau sampai sana ternyata habis BBM. Freeport bisa menginformasikan kepada Garuda kalau stok BBM terbatas sebelum mendarat," ungkapnya.
Sebelumnya, Garuda menyatakan bahwa pesawatnya, GA 652, ditolak mendapatkan BBM -- yang dikelola Freeport -- saat berada di Bandara Timika. Garuda mengaitkan hal ini dengan penolakan pilot pesawat tersebut pada rombongan Presdir Freeport yang mengantongi tiket GA 653 saat pesawat berada di Jayapura. Garuda lantas mengisi avtur ke Biak. PT Freeport menyangkal tidak memberi avtur pada Garuda. Yang benar, stok BBM-nya terbatas.
(gus/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 22:31 WIB
MUI Sumsel Larang Perayaan Valentine's Day
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
Kamis, 09/02/2012 20:37 WIB
Pansel KPU-Bawaslu: Data Seleksi Sifatnya Rahasia
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:21 WIB
Ditanya Money Politics Kongres Demokrat, Ketua DPC Dumai Bingung
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 20:05 WIB
Perlawanan Rektor Kalah, Nama Susu Formula Berbakteri Harus Dibuka
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

