Perayaan Malam Tahun Baru
Bantah Media Asing, Gubernur Bali Tegaskan Tak Ada Ancaman Teroris
Minggu, 03/01/2010 22:37 WIB
Pastika (dok detikcom)
Denpasar -
Adanya indikasi serangan teroris pada malam tahun baru di Bali dibantah oleh Gubernur Bali I Made Mangku Pastika. Ia menegaskan, tidak pernah diwawancarai oleh siapa pun tentang keamanan di Bali. Termasuk media asing.
"Saya tidak ada wawancara dengan siapa pun. Tidak ada sama sekali," kata Pastika usai menghadiri acara deklarasi calon Bupati Badung, Puri Satria, di Jl Veteran, Denpasar, Minggu (3/1/2010) malam.
Menurut Pastika, menjelang malam tahun baru ia hanya meminta agar aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan di tempat hiburan dan hotel. "Kalau saya meminta meningkatkan kewaspadaan nggak salah dong," tegasnya.
Saat ditanya soal larangan berpergian dari Australia dan AS akibat pemberitaan tersebut, Pastika enggan berkomentar. Ia hanya menegaskan, tidak pernah ada wawancara dengan media asing terkait kabar gangguan keamanan hingga ancaman teroris di Bali.
"Saya tidak berhak memberi komentar urusan negara atau kampungnya mereka masing-masing," pungkasnya.
ABC News dan sejumlah media asing lainnya, pada Kamis (31/12/2009) memberitakan, Kedubes AS telah mengirimkan surat elektronik kepada setiap warga negara AS di Indonesia. Dalam surat tersebut terdapat pernyataan Gubernur Bali Mangku Pastika yang menyatakan ada indikasi akan adanya serangan di Bali malam ini.
"Gubernur Bali Mangku Pastika ingin memberitahukan sebuah pesan bagi kita semua: ada indikasi adanya serangan di Bali malam ini," jelas pernyataan Kedubes AS saat itu. (mad/nvc)
"Saya tidak ada wawancara dengan siapa pun. Tidak ada sama sekali," kata Pastika usai menghadiri acara deklarasi calon Bupati Badung, Puri Satria, di Jl Veteran, Denpasar, Minggu (3/1/2010) malam.
Menurut Pastika, menjelang malam tahun baru ia hanya meminta agar aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan di tempat hiburan dan hotel. "Kalau saya meminta meningkatkan kewaspadaan nggak salah dong," tegasnya.
Saat ditanya soal larangan berpergian dari Australia dan AS akibat pemberitaan tersebut, Pastika enggan berkomentar. Ia hanya menegaskan, tidak pernah ada wawancara dengan media asing terkait kabar gangguan keamanan hingga ancaman teroris di Bali.
"Saya tidak berhak memberi komentar urusan negara atau kampungnya mereka masing-masing," pungkasnya.
ABC News dan sejumlah media asing lainnya, pada Kamis (31/12/2009) memberitakan, Kedubes AS telah mengirimkan surat elektronik kepada setiap warga negara AS di Indonesia. Dalam surat tersebut terdapat pernyataan Gubernur Bali Mangku Pastika yang menyatakan ada indikasi akan adanya serangan di Bali malam ini.
"Gubernur Bali Mangku Pastika ingin memberitahukan sebuah pesan bagi kita semua: ada indikasi adanya serangan di Bali malam ini," jelas pernyataan Kedubes AS saat itu. (mad/nvc)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
438 Komentar
-
377 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

