Tingkatkan Pengawasan, Polri Tak Ingin Jadi yang Terjelek
Senin, 04/01/2010 10:58 WIB
Jakarta -
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus meningkatkan pengawasan internal terhadap kinerja para anggotanya. Polri tidak ingin menjadi institusi yang terjelek di antara institusi lain dalam reformasi birokrasi yang sedang digalakkan pemerintah.
Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dalam kata sambutan saat Sertijab dan Laporan Kenaikan Pangkat di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (4/1/2010).
Kapolri mengatakan sejumlah lembaga di luar seperti Badan Pemeriksa
Keuangan, Komisi Pemberantasan Korupsi dan komisi-komisi negara yang lain akan terus mengawasi Polri. Oleh karenanya, kata Kapolri, Polri harus terus melakukan pembenahan internal.
"Kalau tidak, kita jadi yang terjelek dan terendah dari kajian-kajian yang dilakukan instusi-institusi tersebut," tegasnya.
Seperti diberitakan, survei integritas yang dilakukan KPK Desember tahun lalu, menempatkan Polri sebagai salah satu institusi yang terendah.
Irjen Pol Nanan Soekarna yang baru saja menjabat sebagai Inspektur
Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, mengatakan 1.108 anggota polisi yang ditindak dan 360 dipecat pada 2009 merupakan bukti Polri terus meningkatkan pengawasan internal.
Nanan menerangkan, Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) tidak bekerja dalam bidang penindakan, tetapi pengawasan manajemen, yakni pengawasan dari persiapan perencanaan, perencanaan hingga pelaksanaan program.
"Kalau ada anggota paling bawah kena, atasannya harus tanggung jawab," katanya.
(lrn/nik)
Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dalam kata sambutan saat Sertijab dan Laporan Kenaikan Pangkat di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (4/1/2010).
Kapolri mengatakan sejumlah lembaga di luar seperti Badan Pemeriksa
Keuangan, Komisi Pemberantasan Korupsi dan komisi-komisi negara yang lain akan terus mengawasi Polri. Oleh karenanya, kata Kapolri, Polri harus terus melakukan pembenahan internal.
"Kalau tidak, kita jadi yang terjelek dan terendah dari kajian-kajian yang dilakukan instusi-institusi tersebut," tegasnya.
Seperti diberitakan, survei integritas yang dilakukan KPK Desember tahun lalu, menempatkan Polri sebagai salah satu institusi yang terendah.
Irjen Pol Nanan Soekarna yang baru saja menjabat sebagai Inspektur
Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, mengatakan 1.108 anggota polisi yang ditindak dan 360 dipecat pada 2009 merupakan bukti Polri terus meningkatkan pengawasan internal.
Nanan menerangkan, Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) tidak bekerja dalam bidang penindakan, tetapi pengawasan manajemen, yakni pengawasan dari persiapan perencanaan, perencanaan hingga pelaksanaan program.
"Kalau ada anggota paling bawah kena, atasannya harus tanggung jawab," katanya.
(lrn/nik)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 10:03 WIB
Benny Usul Kartu Akses Kemenkum HAM Dicabut
-
Senin, 13/02/2012 10:03 WIB
Dalam 2 Bulan, 6 Atapers Tewas Terjatuh dari KRL
-
Senin, 13/02/2012 10:02 WIB
Beli Pesawat Kepresidenan Kalau Sudah Tidak Ada Lagi Jembatan Rubuh
-
Senin, 13/02/2012 09:52 WIB
Kemenkum HAM Harus Atur Kembali Kebijakan Akses Masuk Lapas
-
Senin, 13/02/2012 09:47 WIB
Banyak Kecelakaan Bus Berujung Maut Akibat Lemahnya Implementasi UU
-
Senin, 13/02/2012 09:13 WIB
Keluarga Tersangka Geng Cewek Bali Bakal Minta Maaf ke Orang Tua Korban
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 07:44 WIB
Ruang Banggar Digeledah KPK, Sutan: Ngeri-ngeri Sedap Barang Tuh!
-
Senin, 13/02/2012 09:29 WIB
KPK Tingkatkan Kasus Pembelian Saham Garuda oleh Nazaruddin ke Penyidikan
-
608 Komentar
-
511 Komentar
-
384 Komentar
-
329 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

