Kejagung: Depkum HAM Tak Berhak Larang Peredaran Buku
Senin, 04/01/2010 14:47 WIB
Jakarta -
20 buku yang dianggap dapat meresahkan masyarakat tengah dikaji peredaraanya oleh Departemen Hukum dan HAM. Menurut Kejaksaan Agung, Depkumham tidak punya berhak untuk melarang peredaran buku-buku tersebut dengan alasan apapun. Sebab, kewenangan masih dipegang Kejagung.
"Yang punya kewenangan tetap Jaksa Agung. Itu kan rekomandasi, usulan (ke Kejagung)," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung, Didiek Darmanto, kepada wartawan di gedung Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2009).
Tetapi, imbuhnya, rekomendasi Depkum HAM itu belum sampai ke tangan Kejagung. Seandaianya benar buku tersebut meresahkan, Kejaksaan dapat memanggil tim antar departemen untuk membahasnya. Tim yang biasa disebut "clearing house" tersebut terdiri dari Kejaksaan, Kepolisian, BIN, Departemen Agama, Depdiknas, Lembaga Informasi Nasional, MUI, dan Depkominfo.
"Nanti (hasil) kajian clearing house apa, baru diajukan ke Jaksa Agung," tegas dia.
Sebelumnya, Kepala Penelitian dan Pengembangan Departemen Hukum dan HAM, Hafid Abbas mengungkapkan Depkum HAM tengah mengkaji buku-buku yang dianggap meresahkan dan provokatif. Antara lain buku yang mengajarkan bom bunuh diri, separatisme, dan buku tentang kekerasan dalam rumah tangga. (Ari/irw)
"Yang punya kewenangan tetap Jaksa Agung. Itu kan rekomandasi, usulan (ke Kejagung)," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung, Didiek Darmanto, kepada wartawan di gedung Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2009).
Tetapi, imbuhnya, rekomendasi Depkum HAM itu belum sampai ke tangan Kejagung. Seandaianya benar buku tersebut meresahkan, Kejaksaan dapat memanggil tim antar departemen untuk membahasnya. Tim yang biasa disebut "clearing house" tersebut terdiri dari Kejaksaan, Kepolisian, BIN, Departemen Agama, Depdiknas, Lembaga Informasi Nasional, MUI, dan Depkominfo.
"Nanti (hasil) kajian clearing house apa, baru diajukan ke Jaksa Agung," tegas dia.
Sebelumnya, Kepala Penelitian dan Pengembangan Departemen Hukum dan HAM, Hafid Abbas mengungkapkan Depkum HAM tengah mengkaji buku-buku yang dianggap meresahkan dan provokatif. Antara lain buku yang mengajarkan bom bunuh diri, separatisme, dan buku tentang kekerasan dalam rumah tangga. (Ari/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
398 Komentar
-
320 Komentar
-
258 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

