Freeport Tolak Beri BBM
Garuda Hentikan Rute Penerbangan ke Timika
Senin, 04/01/2010 19:40 WIB
Jakarta -
Menyusul tidak dilayaninya pengisian BBM pesawat Garuda Indonesia oleh PT Freeport selaku pengelola Bandara Timika, Papua, PT Garuda Indonesia memutuskan untuk menghentikan sementara penerbangan ke Timika. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan aspek keamanan terhadap penumpang.
"Hari ini Garuda kirim surat ke Kepala Bandara Timika berkaitan dengan surat yang mereka sampaikan kemarin. Kami sampaikan bahwa Garuda untuk sementara waktu tidak akan melakukan penerbangan ke Timika sampai ada kepastian bahwa akan ada bahan bakar untuk Garuda," kata Kepala Humas Garuda Indonesia Pujobroto kepada detikcom, Senin (4/1/2010).
Sebagai maskapai komersil, Garuda memegang sertifikat IOSA (International Operational Safety Audit). "Karena kita sudah punya sertifikat itu, kita harus memberi standar safety," imbuh dia.
Dikaitkan dengan bahan bakar, Pujo mencontohkan, misalkan Garuda akan terbang ke satu kota tertentu selain menyediakan bahan bakar untuk tujuan kota tersebut juga harus menyediakan bahan bakar cadangan. Hal ini sangat penting jika dalam perjalanan ternyata cuaca buruk dan pesawat harus dialihkan. Nah, jika Bandara Timika tidak menyediakan BBM kepada Garuda, dikhawatirkan keselamatan penumpang Garuda akan terganggu.
"Kami tanggal 3 Januari kemarin dapat surat dari Kepala Bandara Timika. Mereka sampaikan ke kami, tidak bisa memberi bahan bakar avtur kepada Garuda sampai batas waktu yang ditentukan kemudian," papar Pujo.
Selama ini, Garuda Indonesia terbang rutin ke Timika. Dan selama ini tidak ada masalah dengan bahan bakar. "Garuda mohon maaf kepada para pengguna jasa Garuda. Tapi ini kami lakukan terkait juga dengan keselamatan para penumpang," pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat yang dipiloti Manotar Napitupulu tak mendapat pasokan avtur di Bandara Timika. Mano lalu menemui pimpinan bandara. Pimpinan bandara menyatakan bahwa pesawatnya tak bisa diisi avtur dan direktur Garuda harus minta maaf. Diduga hal ini sebagai buntut dari penolakan pilot Garuda yang tidak bersedia mengangkut rombongan bos PT Freeport yang tidak masuk dalam manifest, saat pesawat berada di Jayapura.
Freeport telah menyangkal hal tersebut. Yang benar, karena stok BBM di Bandara Timika terbatas, sehingga Freeport lebih mengutamakan armadanya. (anw/asy)
"Hari ini Garuda kirim surat ke Kepala Bandara Timika berkaitan dengan surat yang mereka sampaikan kemarin. Kami sampaikan bahwa Garuda untuk sementara waktu tidak akan melakukan penerbangan ke Timika sampai ada kepastian bahwa akan ada bahan bakar untuk Garuda," kata Kepala Humas Garuda Indonesia Pujobroto kepada detikcom, Senin (4/1/2010).
Sebagai maskapai komersil, Garuda memegang sertifikat IOSA (International Operational Safety Audit). "Karena kita sudah punya sertifikat itu, kita harus memberi standar safety," imbuh dia.
Dikaitkan dengan bahan bakar, Pujo mencontohkan, misalkan Garuda akan terbang ke satu kota tertentu selain menyediakan bahan bakar untuk tujuan kota tersebut juga harus menyediakan bahan bakar cadangan. Hal ini sangat penting jika dalam perjalanan ternyata cuaca buruk dan pesawat harus dialihkan. Nah, jika Bandara Timika tidak menyediakan BBM kepada Garuda, dikhawatirkan keselamatan penumpang Garuda akan terganggu.
"Kami tanggal 3 Januari kemarin dapat surat dari Kepala Bandara Timika. Mereka sampaikan ke kami, tidak bisa memberi bahan bakar avtur kepada Garuda sampai batas waktu yang ditentukan kemudian," papar Pujo.
Selama ini, Garuda Indonesia terbang rutin ke Timika. Dan selama ini tidak ada masalah dengan bahan bakar. "Garuda mohon maaf kepada para pengguna jasa Garuda. Tapi ini kami lakukan terkait juga dengan keselamatan para penumpang," pungkasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat yang dipiloti Manotar Napitupulu tak mendapat pasokan avtur di Bandara Timika. Mano lalu menemui pimpinan bandara. Pimpinan bandara menyatakan bahwa pesawatnya tak bisa diisi avtur dan direktur Garuda harus minta maaf. Diduga hal ini sebagai buntut dari penolakan pilot Garuda yang tidak bersedia mengangkut rombongan bos PT Freeport yang tidak masuk dalam manifest, saat pesawat berada di Jayapura.
Freeport telah menyangkal hal tersebut. Yang benar, karena stok BBM di Bandara Timika terbatas, sehingga Freeport lebih mengutamakan armadanya. (anw/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 23:47 WIB
Polresta Samarinda Dituding Hilangkan Barang Bukti Sitaan Senilai Rp 10 Miliar
-
Rabu, 08/02/2012 23:28 WIB
Kembangkan Kasus Pencurian Brankas, Polda Bali Sambangi Polres Depok
-
Rabu, 08/02/2012 23:20 WIB
Bripda Erwin, Polisi Kasus Pembunuhan Disidangkan
-
Rabu, 08/02/2012 23:03 WIB
Amir Syamsuddin Sambut Baik Pendirian Forum Pendiri & Deklator PD
-
Rabu, 08/02/2012 22:48 WIB
Mobil Mercy Tertimpa Pohon di Belakang Kantor Walikota Jaksel
-
Rabu, 08/02/2012 21:56 WIB
Jenazah Mahasiswi ITB yang Hilang di Garut Akhirnya Ditemukan
-
Rabu, 08/02/2012 22:40 WIB
Kabareskrim Beberkan Hasil Penyelidikan Kasus Runtuhnya Jembatan Kukar
-
Rabu, 08/02/2012 21:35 WIB
Direktur Lion Air Stres Pilotnya Ditangkap Nyabu
-
Rabu, 08/02/2012 22:48 WIB
Mobil Mercy Tertimpa Pohon di Belakang Kantor Walikota Jaksel
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 605.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

