Garuda VS Freeport
Ditolak Isi BBM, 'Dibalas' Berhenti Operasi
Selasa, 05/01/2010 05:25 WIB
Jakarta -
Perseteruan antara PT Garuda Indonesia dan PT Freeport kian memanas. Setelah sebelumnya Garuda tak dilayani pengisian BBM di Bandara Timika, kini maskapai penerbangan plat merah itu memberikan balasan: berhenti melakukan penerbangan ke Timika.
Pemberhentian operasi ini dilakukan oleh Garuda demi kepentingan keamanan penumpang. Garuda mendapatkan surat dari PT Freeport tertanggal 3 Januari 2009 yang berisi bahwa Garuda Indonesia tidak akan dilayani pengisian BBM di Bandara Timika sampai batas waktu yang tak ditentukan.
"Garuda untuk sementara waktu tidak akan melakukan penerbangan ke Timika sampai ada kepastian bahwa akan ada bahan bakar untuk Garuda," kata Kepala Humas Garuda Indonesia Pujobroto kepada detikcom, Senin (4/1/2010) kemarin.
Keputusan PT Garuda Indonesia ini dikeluarkan Senin kemarin dalams ebuah surat tertulis yang ditujukan kepada PT Freeport. Alasan utama pemberhentian penerbangan itu semata-mata demi alasan keamanan penumpang.
Pujobroto menjelaskan, jika tidak mendapatkan pasokan BBM dari Bandara Timika, dikhawatirkan pesawat akan mengalami kekurangan BBM. "Padahal kita juga harus memenuhi bahan bakar cadangan," kata Pujobroto.
Untuk mendapatkan kejelasan tentang masalah ini, Departemen Perhubungan (Dephub) hari ini akan memanggil Garuda Indonesia dan Freeport untuk dimintai klarifikasi. Pihak Garuda Indonesia menyatakan kesiapannya untuk menjelaskan maslaah ini kepada Dephub.
Sementara PT Freeport Indonesia membantah telah menolak mengisi BBM pesawat Garuda Indonesia di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua, gara-gara bosnya tak diangkut Garuda. Sebagai pengelola BBM di Bandara Mozes Kilangin, PT Freeport mengalami keterbatasan stok BBM.
"Nggak benar itu. Saya baru dengar isu itu. Stok BBM di Timika tidak cukup," jubir PT Freeport, Mindo Pangaribuan, kepada detikcom.
Melalui pilot Garuda Manotar Napitupulu, Freeport malah sempat meminta agar Garuda Indonesia meminta maaf. Hal ini diduga lantaran Garuda tidak bisa mengangkut rombongan bos Freeport. Namun permintaan maaf ini buru-buru ditolak pihak Garuda.
Soal pemberhentian operasi ini, Garuda Indonesia meminta maaf kepada para calon penumpang. Namun hal ini dilakukan semata-mata demi keamanan penumpang.
"Garuda mohon maaf kepada para pengguna jasa Garuda. Tapi ini kami lakukan terkait juga dengan keselamatan para penumpang," kata Pujobroto.
Bandara Mozes Kilangin mulai beroperasi sejak 1970-an sebagai sarana operasional PT Freeport. Pada 2008, bandara itu diresmikan oleh Menhub Jusman Sjafii Djamal sebagai bandara internasional.
(anw/mpr)
Pemberhentian operasi ini dilakukan oleh Garuda demi kepentingan keamanan penumpang. Garuda mendapatkan surat dari PT Freeport tertanggal 3 Januari 2009 yang berisi bahwa Garuda Indonesia tidak akan dilayani pengisian BBM di Bandara Timika sampai batas waktu yang tak ditentukan.
"Garuda untuk sementara waktu tidak akan melakukan penerbangan ke Timika sampai ada kepastian bahwa akan ada bahan bakar untuk Garuda," kata Kepala Humas Garuda Indonesia Pujobroto kepada detikcom, Senin (4/1/2010) kemarin.
Keputusan PT Garuda Indonesia ini dikeluarkan Senin kemarin dalams ebuah surat tertulis yang ditujukan kepada PT Freeport. Alasan utama pemberhentian penerbangan itu semata-mata demi alasan keamanan penumpang.
Pujobroto menjelaskan, jika tidak mendapatkan pasokan BBM dari Bandara Timika, dikhawatirkan pesawat akan mengalami kekurangan BBM. "Padahal kita juga harus memenuhi bahan bakar cadangan," kata Pujobroto.
Untuk mendapatkan kejelasan tentang masalah ini, Departemen Perhubungan (Dephub) hari ini akan memanggil Garuda Indonesia dan Freeport untuk dimintai klarifikasi. Pihak Garuda Indonesia menyatakan kesiapannya untuk menjelaskan maslaah ini kepada Dephub.
Sementara PT Freeport Indonesia membantah telah menolak mengisi BBM pesawat Garuda Indonesia di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua, gara-gara bosnya tak diangkut Garuda. Sebagai pengelola BBM di Bandara Mozes Kilangin, PT Freeport mengalami keterbatasan stok BBM.
"Nggak benar itu. Saya baru dengar isu itu. Stok BBM di Timika tidak cukup," jubir PT Freeport, Mindo Pangaribuan, kepada detikcom.
Melalui pilot Garuda Manotar Napitupulu, Freeport malah sempat meminta agar Garuda Indonesia meminta maaf. Hal ini diduga lantaran Garuda tidak bisa mengangkut rombongan bos Freeport. Namun permintaan maaf ini buru-buru ditolak pihak Garuda.
Soal pemberhentian operasi ini, Garuda Indonesia meminta maaf kepada para calon penumpang. Namun hal ini dilakukan semata-mata demi keamanan penumpang.
"Garuda mohon maaf kepada para pengguna jasa Garuda. Tapi ini kami lakukan terkait juga dengan keselamatan para penumpang," kata Pujobroto.
Bandara Mozes Kilangin mulai beroperasi sejak 1970-an sebagai sarana operasional PT Freeport. Pada 2008, bandara itu diresmikan oleh Menhub Jusman Sjafii Djamal sebagai bandara internasional.
(anw/mpr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:14 WIB
KPUD Tutup Masa Penyerahan Bukti Dukungan Calon Independen Pilgub DKI
-
Minggu, 12/02/2012 22:11 WIB
Langkah-langkah Kemenkum HAM Dalam Perbaikan Sistem di Lapas dan Rutan
-
Minggu, 12/02/2012 21:25 WIB
Temui Ical, Mantan Panglima OPM Sampaikan Solusi Pembangunan Papua
-
Minggu, 12/02/2012 21:09 WIB
Bus TransJakarta Terbakar Akibat Korslet, Lalu-lintas Sarinah Padat
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Sabtu, 11/02/2012 17:24 WIB
Alasan SBY Tunjuk TB Silalahi Jadi Dewan Kehormatan Demokrat
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
593 Komentar
-
499 Komentar
-
382 Komentar
-
201 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

