Antasari akan Ungkap Pengirim SMS ke Nasrudin
Selasa, 05/01/2010 08:30 WIB
Jakarta -
Sidang kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran dengan terdakwa mantan Ketua KPK Antasari Azhar kembali digelar. Tim kuasa hukum Antasari Azhar akan memberikan hasil penelitian yang dilakukan oleh saksi ahli.
Namun tim pengacara akan meminta terlebih dahulu kepada majelis hakim untuk membuka hasil penelitian tersebut. Karena dalam hasil penelitian itu, terungkap adanya pihak lain yang melakukan komunikasi dengan Nasrudin namun memakai nomor Antasari.
"Hari ini kita berikan hasilnya, yang mana hasilnya menunjukkan bahwa benar ada pihak lain yang menggunakan nomor telepon Antasari untuk mengancam atau berkomunikasi dengan almarhum Nasrudin," kata kuasa hukum Antasari, Ari Yusuf Amir, kepada detikcom, Selasa (5/1/2010).
Pihak lain, yang dimaksud oleh Ari adalah pihak-pihak yang menginginkan Antasari Azhar terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Nasrudin. Seolah-olah, nomor yang mengirimkan SMS tersebut adalah nomor mantan Ketua KPK itu. Namun sebenarnya hal itu bisa direkayasa.
"Pihak lain tersebut menggunakan alat tertentu yang bisa menyadap nomor telepon Antasari seakan-akan itu dari nomor Antasari. Siapa pihak lain itu, kita simpulkan dia adalah otak dari semua ini," papar Ari.
"Makanya nanti kita sampaikan ke pengadilan, karena ini masalah kerahasiaan telekomunikasi. Kalau diizinkan, akan kita buka sehingga bisa terungkap siapa otaknya," ujarnya.
Apakah otak pelakunya adalah rival Pak Antasari, atau setidaknya memiliki memiliki pengaruh di negeri ini? "Tentunya begitu, dan dia menggunakan kaki tangannya. Itu nanti akan mengarah ke tokoh-tokoh tertentu," pungkasnya.
(anw/nrl)
Namun tim pengacara akan meminta terlebih dahulu kepada majelis hakim untuk membuka hasil penelitian tersebut. Karena dalam hasil penelitian itu, terungkap adanya pihak lain yang melakukan komunikasi dengan Nasrudin namun memakai nomor Antasari.
"Hari ini kita berikan hasilnya, yang mana hasilnya menunjukkan bahwa benar ada pihak lain yang menggunakan nomor telepon Antasari untuk mengancam atau berkomunikasi dengan almarhum Nasrudin," kata kuasa hukum Antasari, Ari Yusuf Amir, kepada detikcom, Selasa (5/1/2010).
Pihak lain, yang dimaksud oleh Ari adalah pihak-pihak yang menginginkan Antasari Azhar terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Nasrudin. Seolah-olah, nomor yang mengirimkan SMS tersebut adalah nomor mantan Ketua KPK itu. Namun sebenarnya hal itu bisa direkayasa.
"Pihak lain tersebut menggunakan alat tertentu yang bisa menyadap nomor telepon Antasari seakan-akan itu dari nomor Antasari. Siapa pihak lain itu, kita simpulkan dia adalah otak dari semua ini," papar Ari.
"Makanya nanti kita sampaikan ke pengadilan, karena ini masalah kerahasiaan telekomunikasi. Kalau diizinkan, akan kita buka sehingga bisa terungkap siapa otaknya," ujarnya.
Apakah otak pelakunya adalah rival Pak Antasari, atau setidaknya memiliki memiliki pengaruh di negeri ini? "Tentunya begitu, dan dia menggunakan kaki tangannya. Itu nanti akan mengarah ke tokoh-tokoh tertentu," pungkasnya.
(anw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Minggu, 12/02/2012 23:14 WIB
KPUD Tutup Masa Penyerahan Bukti Dukungan Calon Independen Pilgub DKI
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
593 Komentar
-
500 Komentar
-
384 Komentar
-
206 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

