George Pukul Ramadhan

Jadi Saksi, Anggota Petisi 28 Penuhi Panggilan Polres Jaksel

Didi Syafirdi - detikNews
Rabu, 06/01/2010 11:02 WIB
Jakarta - Anggota petisi 28, Haris Rusly, mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, untuk diperiksa sebagai saksi atas laporan anggota DPR Ramadhan Pohan, dalam kasus penganiayaan oleh penulis buku 'Membongkar Gurita Cikeas' George Aditjondro. Haris diperiksa sebagai saksi.

"Saya diperiksa sebagai saksi dalam insiden George Aditjondro," ujar Haris yang saat insiden penganiayaan itu terjadi hadir sebagai moderator.

Haris tiba di Polres Metro Jaksel Jl Wijaya II, Jakarta Selatan, pukul 10.10 WIB, Rabu (6/1/2010). Dia menumpang mobil Toyota Yaris warna silver. Haris juga memakai ikat kepala putih bertuliskan 'SBY mundur'. Eksponen 1998 ini juga berteriak 'SBY mundur!' sambil menenteng buku George.

Haris mengungkapkan, kedatangannya ke Polres Jaksel untuk memberikan buku Membongkar Gurita Cikeas. "Agar segera ditindaklanjuti oleh Kepolisian sebagai indikator bukti permulaan dalam mengusut berbagai dugaan kejahatan dan KKN yang dilakukan oleh SBY dan kroninya," kata dia.

Haris menegaskan, pihaknya akan menggelar aksi pada 11 Januari dan 28 Januari mendatang. Aksi bertujuan untuk mengkritisi Presiden SBY, Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani.

"Untuk mendorong satu perlawanan mengkritisi Sri Mulyani, Boediono dan Yudhoyono untuk mundur. Karena tidak bisa menghadapi kritis bangsa dan menyejahterakan bangsa," tandas dia.

Sebelumnya, dalam acara peluncuran buku 'Membongkar Gurita Cikeas' di Doekoen Coffee, Jakarta Selatan, 30 Desember 2009 lalu, George dan Ramadhan Pohan bersitegang hingga berujung pada insiden pemukulan dengan buku oleh George.

Ramadhan yang tidak terima, langsung melaporkan insiden tersebut ke Polda Metro Jaya. Kasus ini ditangani Polres Metro Jaksel.

Sementara, menanggapi akan diluncurkannya buku tandingan George, Haris tidak mempermasalahkannya. Namun dia meragukan buku 'Hanya Fitnah & Cari Sensasi, George Revisi Buku' itu.

"Peluncuran buku itu sah-sah saja. Tapi saya ragukan apakah isinya bisa menanggapi buku dari George," kata Haris.

(nik/nrl)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini