Kasus Century
Pencatutan Nama Burhanuddin Abdullah Perlu Dicurigai
Rabu, 06/01/2010 11:25 WIB
Jakarta -
Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah mengaku telah dicatut namanya dalam proses merger Bank Century. Pencatutan itu kemudian diamini oleh pejabat pengawasan BI sebagai kesalahan kutip. Mungkinkah disengaja?
"Ada yang menarik kecurigaan kita. Apa hubungan Sabar (Sabar Anton, mantan direktur pengawasan BI) dengan pencatutan itu?" tanya peneliti senior ICW, Yanuar Rezky, saat dihubungi lewat telepon, Rabu (6/1/2010).
Sabar, dalam keterangannya di depan Pansus Century DPR, mengaku telah salah kutip dalam menulis persetujuan atau disposisi merger yang ditandatangani Gubernur BI Burhanuddin Abdullah. Karena surat yang salah ketik ini, Sabar dituding melakukan manipulasi dalam memperlancar proses merger 3 bank, sehingga Bank Century bisa lahir.
Menurut Yanuar, kejadian ini perlu ditindaklanjuti oleh lembaga-lembaga hukum\ terkait yang sedang menyelidiki kasus Century. Terutama jika ada pihak-pihak yang diuntungkan lewat pencatutan tersebut.
"Harus dicari apakah ada unsur manfaat dari motif yang dilakukan," tegasnya.
Terhadap pencatutan nama, Yanuar menilai langkah Burhanuddin yang melaporkan hal tersebut ke internal BI sudah tepat. Hanya saja, tindak lanjut dari laporan perlu terus dipantau oleh publik.
"Kalau memang merasa dicemarkan nama baiknya bisa pidana. Silakan saja," pungkasnya.
(mad/nrl)
"Ada yang menarik kecurigaan kita. Apa hubungan Sabar (Sabar Anton, mantan direktur pengawasan BI) dengan pencatutan itu?" tanya peneliti senior ICW, Yanuar Rezky, saat dihubungi lewat telepon, Rabu (6/1/2010).
Sabar, dalam keterangannya di depan Pansus Century DPR, mengaku telah salah kutip dalam menulis persetujuan atau disposisi merger yang ditandatangani Gubernur BI Burhanuddin Abdullah. Karena surat yang salah ketik ini, Sabar dituding melakukan manipulasi dalam memperlancar proses merger 3 bank, sehingga Bank Century bisa lahir.
Menurut Yanuar, kejadian ini perlu ditindaklanjuti oleh lembaga-lembaga hukum\ terkait yang sedang menyelidiki kasus Century. Terutama jika ada pihak-pihak yang diuntungkan lewat pencatutan tersebut.
"Harus dicari apakah ada unsur manfaat dari motif yang dilakukan," tegasnya.
Terhadap pencatutan nama, Yanuar menilai langkah Burhanuddin yang melaporkan hal tersebut ke internal BI sudah tepat. Hanya saja, tindak lanjut dari laporan perlu terus dipantau oleh publik.
"Kalau memang merasa dicemarkan nama baiknya bisa pidana. Silakan saja," pungkasnya.
(mad/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 01:36 WIB
Rampungkan Penggeledahan, KPK Sita Sejumlah Dokumen & Komputer Wa Ode
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Jam 2 Dini Hari
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

