Alasan Anggodo Mangkir dari Panggilan KPK Salah Logika
Kamis, 07/01/2010 08:23 WIB
Jakarta -
Pengacara Anggodo Widjojo, Bonaran Situmeang, memastikan kliennya tidak akan hadir dalam panggilan KPK hari ini dengan alasan mengacu pada pernyataan Presiden SBY yang meminta agar kasus Bibit-Chandra diselesaikan di luar pengadilan. Alasan itu dianggap tidak masuk akal.
"Bonaran itu keliru dengan logika seperti itu. (Penyelesaian di luar pengadilan) itu berlaku hanya untuk Bibit dan Chandra, bukan semuanya. Mereka harus datang," ujar Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Fakultas Hukum (FH) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Muchtar, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (7/1/2010).
Zainal mengibaratkannya dengan sebuah kasus. "Jika saya memfitnah Anda, lalu Anda sedang dalam proses hukum dan Anda dibilang tak bersalah dan lepas. Masak saya yang memfitnah juga tidak dihukum dan dibiarkan lepas?" katanya.
Sementara dalih Bonaran yang mengaku belum menerima surat panggilan dari KPK, lanjut Zainal, itu perkara mudah. "Tinggal dipanggil lagi selesai. KPK harus tetap memanggilnya," ujarnya.
Anggodo Widjojo direncanakan dipanggil oleh KPK hari ini setelah 31 Desember 2009 lalu dia juga menolak hadir. Menurut Bonaran, pidato Presiden SBY beberapa waktu lalu secara jelas meminta agar kasus dihentikan, maka penghentian kasus bukan hanya untuk Bibit-Chandra, tetapi juga bagi Anggodo.
(amd/nrl)
"Bonaran itu keliru dengan logika seperti itu. (Penyelesaian di luar pengadilan) itu berlaku hanya untuk Bibit dan Chandra, bukan semuanya. Mereka harus datang," ujar Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Fakultas Hukum (FH) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Arifin Muchtar, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (7/1/2010).
Zainal mengibaratkannya dengan sebuah kasus. "Jika saya memfitnah Anda, lalu Anda sedang dalam proses hukum dan Anda dibilang tak bersalah dan lepas. Masak saya yang memfitnah juga tidak dihukum dan dibiarkan lepas?" katanya.
Sementara dalih Bonaran yang mengaku belum menerima surat panggilan dari KPK, lanjut Zainal, itu perkara mudah. "Tinggal dipanggil lagi selesai. KPK harus tetap memanggilnya," ujarnya.
Anggodo Widjojo direncanakan dipanggil oleh KPK hari ini setelah 31 Desember 2009 lalu dia juga menolak hadir. Menurut Bonaran, pidato Presiden SBY beberapa waktu lalu secara jelas meminta agar kasus dihentikan, maka penghentian kasus bukan hanya untuk Bibit-Chandra, tetapi juga bagi Anggodo.
(amd/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

