Yaman Tolak Intervensi AS Dalam Memerangi Al Qaeda
Jumat, 08/01/2010 11:40 WIB
AFP
Sanaa -
Otoritas Yaman saat ini tengah gencar mengejar para militan Al Qaeda di negeri itu. Pemerintah Yaman yakin bahwa pasukan mereka sendirilah yang harus memerangi militan-militan tersebut. Yaman menolak setiap intervensi langsung Amerika Serikat (AS).
Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Yaman Abubakar al-Qirbi ketika ditanya apakah Yaman akan menerima intervensi langsung AS.
"Tidak, saya pikir kami tak akan menerima itu. Saya pikir AS pun telah belajar dari Afghanistan dan Irak serta tempat-tempat lain bahwa intervensi langsung bisa merusak diri sendiri," kata Qirbi.
"Kami pikir ini prioritas dan tanggung jawab pasukan keamanan dan militer kami," tandas Qirbi seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (8/1/2010).
"Yang kami perlukan dari AS dan mitra-mitra lain adalah membangun kemampuan kami dengan memberikan pada kami pengetahuan teknis, peralatan, dan informasi intelijen," ujar Qirbi.
Otoritas Yaman telah melancarkan operasi pekan ini untuk memberantas militan-militan Al Qaeda. Operasi itu menewaskan dua militan. Setidaknya delapan anggota Al Qaeda juga telah ditangkap dalam beberapa hari ini.
Otoritas Yaman menggencarkan operasi pengejaran militan Al Qaeda menyusul percobaan peledakan pesawat Northwest Airlines di AS pada 25 Desember lalu. Jaringan Al Qaeda mengklaim berada di balik upaya peledakan pesawat AS itu.
(ita/iy)
Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Yaman Abubakar al-Qirbi ketika ditanya apakah Yaman akan menerima intervensi langsung AS.
"Tidak, saya pikir kami tak akan menerima itu. Saya pikir AS pun telah belajar dari Afghanistan dan Irak serta tempat-tempat lain bahwa intervensi langsung bisa merusak diri sendiri," kata Qirbi.
"Kami pikir ini prioritas dan tanggung jawab pasukan keamanan dan militer kami," tandas Qirbi seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (8/1/2010).
"Yang kami perlukan dari AS dan mitra-mitra lain adalah membangun kemampuan kami dengan memberikan pada kami pengetahuan teknis, peralatan, dan informasi intelijen," ujar Qirbi.
Otoritas Yaman telah melancarkan operasi pekan ini untuk memberantas militan-militan Al Qaeda. Operasi itu menewaskan dua militan. Setidaknya delapan anggota Al Qaeda juga telah ditangkap dalam beberapa hari ini.
Otoritas Yaman menggencarkan operasi pengejaran militan Al Qaeda menyusul percobaan peledakan pesawat Northwest Airlines di AS pada 25 Desember lalu. Jaringan Al Qaeda mengklaim berada di balik upaya peledakan pesawat AS itu.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
435 Komentar
-
375 Komentar
-
346 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

