7 Jam Sudah, Anggodo Terus Dicecar KPK
Jumat, 08/01/2010 16:46 WIB
Terkait
Jakarta -
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa Anggodo Widjojo terkait percobaan penyuapan dan upaya menghalangi penyidikan korupsi. Hingga 7 jam, pemeriksaan masih terus berlangsung.
"Sekarang masih dimintai keterangan di lantai 7," kata juru bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said. Kuningan, Jaksel, Jumat (8/1/2010).
Anggodo sebelumnya datang bersama tim kuasa hukumnya pada pukul 09.00 WIB. Hingga pukul 16.00 WIB, pria asal Surabaya tersebut belum keluar. Sementara itu, Johan mengatakan Anggodo cukup kooperatif dalam menjalani pemeriksaan. Namun ia enggan menjelaskan mengenai materi yang ditanyakan.
"Saya tidak tahu. Tapi yang pasti tadi siang sempat istirahat pas penyidik Jumatan," lanjutnya.
Terkait perubahan status Anggodo menjadi tersangka, Johan juga belum bisa memastikan. Meski pemeriksaan berlangsung cukup lama, untuk perubahan status Anggodo perlu alat bukti yang cukup.
"Kemungkinan itu bisa saja. Tapi sekali lagi, perlu dua alat bukti yang cukup dulu," pungkasnya.
Suasana di KPK semakin ramai oleh para jurnalis lokal maupun internasional. Mereka masih sabar menanti aktor intelektual kasus kriminalisasi terhadap Bibit dan Chandra tersebut.
KPK juga sempat diramaikan oleh aksi 'hujan-hujanan' para mahasiswa yang menuntut penuntasan kasus Century. Sambil bertelanjang dada, sekitar 10 mahasiswa berorasi di tengah hujan deras di halaman gedung KPK.
(mad/mok)
"Sekarang masih dimintai keterangan di lantai 7," kata juru bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said. Kuningan, Jaksel, Jumat (8/1/2010).
Anggodo sebelumnya datang bersama tim kuasa hukumnya pada pukul 09.00 WIB. Hingga pukul 16.00 WIB, pria asal Surabaya tersebut belum keluar. Sementara itu, Johan mengatakan Anggodo cukup kooperatif dalam menjalani pemeriksaan. Namun ia enggan menjelaskan mengenai materi yang ditanyakan.
"Saya tidak tahu. Tapi yang pasti tadi siang sempat istirahat pas penyidik Jumatan," lanjutnya.
Terkait perubahan status Anggodo menjadi tersangka, Johan juga belum bisa memastikan. Meski pemeriksaan berlangsung cukup lama, untuk perubahan status Anggodo perlu alat bukti yang cukup.
"Kemungkinan itu bisa saja. Tapi sekali lagi, perlu dua alat bukti yang cukup dulu," pungkasnya.
Suasana di KPK semakin ramai oleh para jurnalis lokal maupun internasional. Mereka masih sabar menanti aktor intelektual kasus kriminalisasi terhadap Bibit dan Chandra tersebut.
KPK juga sempat diramaikan oleh aksi 'hujan-hujanan' para mahasiswa yang menuntut penuntasan kasus Century. Sambil bertelanjang dada, sekitar 10 mahasiswa berorasi di tengah hujan deras di halaman gedung KPK.
(mad/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 17:42 WIB
Hari Raya Kuningan, Pura-Pura Besar di Bali Dipadati Warga
-
Sabtu, 11/02/2012 17:35 WIB
Korban: Sebelum Jatuh, Sopir Teriak Rem Blong
-
Sabtu, 11/02/2012 17:32 WIB
Lika-liku Pengejaran 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih
-
Sabtu, 11/02/2012 17:24 WIB
Alasan SBY Tunjuk TB Silalahi Jadi Dewan Kehormatan Demokrat
-
Sabtu, 11/02/2012 17:21 WIB
Dewan Kehormatan PD Surati DPP Soal Kader-kadernya yang Layak Dipecat
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
256 Komentar
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

