Anggota Pansus Harus Perhatikan Etika dan Kehormatan Dewan
Kamis, 14/01/2010 16:11 WIB
Jakarta -
Panitia Khusus (Pansus) Angket Century harus tetap memperhatikan etika, perilaku dan kehormatan sebagai anggota DPR dalam meminta keterangan saksi-saksi yang dihadirkan. Jangan sampai perilaku anggota Pansus berimbas pada buruknya citra partai anggota yang bersangkutan.
"Boleh bertanya, menginterogasi tapi tetap harus berpegang kepada etika, perilaku dan kehormatan Dewan. Mereka harus menyadari bukan hanya mewakili DPR, tapi juga partainya," ujar hakim konstitusi Akil Muchtar kepada wartawan di ruang kerjanya, Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (14/1/2009).
Menurut Akil, Pansus hanya bertugas untuk menyelidiki, maka jangan sampai anggota Pansus bertanya seperti sedang menyidik. Setiap orang yang datang ke sidang adalah sebagai saksi dan bukan sebagai terdakwa.
"Kekuatan Pansus dalam mengungkap kasus Century bukan hanya pada terungkapnya pernyataan para saksi. Tapi atas bukti-bukti lain yang kuat," tambahnya.
Jika etika dan perilaku anggota Pansus tidak bisa ditolerir lagi, seharusnya Ketua Pansus langsung memberikan sanksi yang tegas sesuai tata tertib sidang. Terlebih, DPR mempunyai punya badan kehormatan yang berhak mengadili apabila ada anggota Pansus yang bekerja tidak sesuai dengam tata tertib dan kode etik.
"Di sinilah peran ketua sidang, bagaimana dia harus memanajemen konflik. Jika ketua
sidangnya bagus, tak seharusnya ada kata-kata tercela yang diucapkan oleh anggotanya," pungkas mantan anggota DPR ini.
Sebelumnya, anggota Pansus Ruhut Sitompul menyebut mantan Wapres JK sebagai Daeng. Ucapan ini dipersoalkan anggota Pansus yang lain. Sebab anggota Pansus diminta tidak menyinggung-nyinggung soal kedaerahan.
(asp/nik)
"Boleh bertanya, menginterogasi tapi tetap harus berpegang kepada etika, perilaku dan kehormatan Dewan. Mereka harus menyadari bukan hanya mewakili DPR, tapi juga partainya," ujar hakim konstitusi Akil Muchtar kepada wartawan di ruang kerjanya, Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (14/1/2009).
Menurut Akil, Pansus hanya bertugas untuk menyelidiki, maka jangan sampai anggota Pansus bertanya seperti sedang menyidik. Setiap orang yang datang ke sidang adalah sebagai saksi dan bukan sebagai terdakwa.
"Kekuatan Pansus dalam mengungkap kasus Century bukan hanya pada terungkapnya pernyataan para saksi. Tapi atas bukti-bukti lain yang kuat," tambahnya.
Jika etika dan perilaku anggota Pansus tidak bisa ditolerir lagi, seharusnya Ketua Pansus langsung memberikan sanksi yang tegas sesuai tata tertib sidang. Terlebih, DPR mempunyai punya badan kehormatan yang berhak mengadili apabila ada anggota Pansus yang bekerja tidak sesuai dengam tata tertib dan kode etik.
"Di sinilah peran ketua sidang, bagaimana dia harus memanajemen konflik. Jika ketua
sidangnya bagus, tak seharusnya ada kata-kata tercela yang diucapkan oleh anggotanya," pungkas mantan anggota DPR ini.
Sebelumnya, anggota Pansus Ruhut Sitompul menyebut mantan Wapres JK sebagai Daeng. Ucapan ini dipersoalkan anggota Pansus yang lain. Sebab anggota Pansus diminta tidak menyinggung-nyinggung soal kedaerahan.
(asp/nik)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 11/02/2012 11:18 WIB
Terseret Kasus Munir, Doktor HC Undip pada Mantan Waka BIN Disesalkan
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:52 WIB
Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU
-
Sabtu, 11/02/2012 10:04 WIB
Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 08:43 WIB
Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

