Presiden Diminta Tanggung Jawab
Agun Gunandjar Nilai JK Benar
Kamis, 21/01/2010 17:25 WIB
Jakarta -
Pernyataan mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) yang meminta Presiden mengambil alih tanggung jawab semua kebijakan negara dinilai tepat. Alasannya, pansus angket memang dibuat untuk menyelidiki kebijakan pemerintah yang dikepalai oleh Presiden.
"Dalam konteks hukum tata negara Pak JK benar," kata anggota pansus angket Bank Century dari Fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2010).
Agun menjelaskan, kebijakan bailout Century merupakan kebijakan pemerintah. Dasar hukumnya juga menggunakan Perppu No.4 Tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan yang diterbitkan Presiden. "Itu otoritas presiden sebagai kepala pemerintahan," kata Agun.
Anggota Pansus dari Fraksi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menilai pernyataan JK mengandung pesan bahwa dalam situasi yang saling lempar tanggung jawab ini harus ada pihak yang mengambil alih tanggung jawab.
Menurut Ganjar, dalam pemeriksaan pansus hingga saat ini, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas kebijakan bailout Rp 6,7 triliun. Adapun mantan Ketua KSSK/Menkeu Sri Mulyani menyatakan bertanggung jawab atas bailout tahap pertama Rp 632 miliar.
"Dalam situasi yang saling tunjuk ini harus ada yang tanggung jawab. Siapapun, entah Presiden atau menteri keuangan," ujar Ganjar.
(lrn/amd)
"Dalam konteks hukum tata negara Pak JK benar," kata anggota pansus angket Bank Century dari Fraksi Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2010).
Agun menjelaskan, kebijakan bailout Century merupakan kebijakan pemerintah. Dasar hukumnya juga menggunakan Perppu No.4 Tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan yang diterbitkan Presiden. "Itu otoritas presiden sebagai kepala pemerintahan," kata Agun.
Anggota Pansus dari Fraksi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menilai pernyataan JK mengandung pesan bahwa dalam situasi yang saling lempar tanggung jawab ini harus ada pihak yang mengambil alih tanggung jawab.
Menurut Ganjar, dalam pemeriksaan pansus hingga saat ini, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas kebijakan bailout Rp 6,7 triliun. Adapun mantan Ketua KSSK/Menkeu Sri Mulyani menyatakan bertanggung jawab atas bailout tahap pertama Rp 632 miliar.
"Dalam situasi yang saling tunjuk ini harus ada yang tanggung jawab. Siapapun, entah Presiden atau menteri keuangan," ujar Ganjar.
(lrn/amd)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 15:14 WIB
Menhub: Rem Bus Blong, Bisa Jadi karena Uji Kelayakan Salah
-
Sabtu, 11/02/2012 15:08 WIB
Ruhut: Kunjungan Nasir Bukan Pengawasan, Tapi KKN!
-
Sabtu, 11/02/2012 15:06 WIB
Golkar Godok Lima Calon Cagub DKI, Diumumkan Pekan Depan
-
Sabtu, 11/02/2012 15:02 WIB
Fadel: Saya Tidak Berniat Jadi Cagub DKI Jakarta
-
Sabtu, 11/02/2012 14:59 WIB
Golkar Umumkan Capres Pada Oktober 2012
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

