Musibah Ethiopian Airlines
Pilot Abaikan Instruksi Menara Pengawas
Selasa, 26/01/2010 10:35 WIB
AFP
Beirut -
Belum diketahui penyebab kecelakaan pesawat Ethiopian Airliner yang jatuh ke laut di Lebanon. Namun terungkap bahwa sebelum jatuh, pilot tidak mengikuti instruksi dari menara pengawas penerbangan. Tidak diketahui alasannya.
"Rekaman menara pengawas menunjukkan bahwa menara menyuruh pilot untuk memutar guna menghindari badai, namun pesawat itu pergi ke arah sebaliknya," kata Menteri Pertahanan Lebanon Elias Murr seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (26/1/2010).
"Kami tidak tahu apa yang terjadi atau apakah itu di luar kendali pilot," imbuh Murr dalam wawancara televisi di Beirut, ibukota Lebanon.
Pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan Flight 409 hilang kontak dengan bandara internasional Beirut sekitar 5 menit setelah lepas landas pada Senin, 25 Januari pukul 02.37 waktu setempat. Pesawat itu jatuh ke lautan Mediterania sekitar 2,5 mil laut dari Kota Na'ameh saat terjadi badai.
Sejauh ini tim penyelamat gagal menemukan satu pun korban yang selamat dari musibah itu. Pesawat bertujuan Addis Abba, Ethiopia itu mengangkut 83 penumpang dan 7 kru.
Para relawan Palang Merah telah menemukan 14 mayat dan beberapa bagian tubuh yang telah dikirimkan ke rumah sakit pemerintah Lebanon, Rafik Hariri.
Angkatan Laut dan Darat Lebanon beserta pasukan PBB di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban. Pesawat-pesawat dari Prancis, Inggris, AS, dan Cyprus juga membantu upaya tersebut.
(ita/iy)
"Rekaman menara pengawas menunjukkan bahwa menara menyuruh pilot untuk memutar guna menghindari badai, namun pesawat itu pergi ke arah sebaliknya," kata Menteri Pertahanan Lebanon Elias Murr seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (26/1/2010).
"Kami tidak tahu apa yang terjadi atau apakah itu di luar kendali pilot," imbuh Murr dalam wawancara televisi di Beirut, ibukota Lebanon.
Pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan Flight 409 hilang kontak dengan bandara internasional Beirut sekitar 5 menit setelah lepas landas pada Senin, 25 Januari pukul 02.37 waktu setempat. Pesawat itu jatuh ke lautan Mediterania sekitar 2,5 mil laut dari Kota Na'ameh saat terjadi badai.
Sejauh ini tim penyelamat gagal menemukan satu pun korban yang selamat dari musibah itu. Pesawat bertujuan Addis Abba, Ethiopia itu mengangkut 83 penumpang dan 7 kru.
Para relawan Palang Merah telah menemukan 14 mayat dan beberapa bagian tubuh yang telah dikirimkan ke rumah sakit pemerintah Lebanon, Rafik Hariri.
Angkatan Laut dan Darat Lebanon beserta pasukan PBB di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban. Pesawat-pesawat dari Prancis, Inggris, AS, dan Cyprus juga membantu upaya tersebut.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 15:59 WIB
Boediono Sebut Wajahnya Mirip dengan Ketua DPD
-
Sabtu, 11/02/2012 15:57 WIB
JK Minta Kontrol Terhadap Bus Juga Diperketat
-
Sabtu, 11/02/2012 15:50 WIB
Kernet Bus Maut Menyerahkan Diri Ke Polres Garut.
-
Sabtu, 11/02/2012 15:46 WIB
Bentrok Antarwarga di Ambon, 300 Rumah Terbakar & 5 Tewas
-
Sabtu, 11/02/2012 15:19 WIB
Laporan dari Roma
Indonesia Ruh Lukisan Maestro Romanis, Italia
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

