8 Anjing Pelacak Mengendus Narkoba di Bandara Ngurah Rai
Selasa, 26/01/2010 16:35 WIB
Denpasar -
Modus penyelundupan narkoba dari luar negeri ke Bali kian nyeleneh. Untuk menjaga Bandara Ngurah Rai, Bali, sebanyak delapan ekor anjing pelacak bertugas mengendus narkoba dari para penyelundup.
Sebanyak delapan ekor anjing pelacak ini memiliki keahlian yang berbeda-beda. Lima ekor anjing memiliki keahlian khusus untuk melacak penumpang yang bertingkah mencurigakan setelah mendarat di Bandara Ngurah Rai. Dua ekor anjing khusus bertugas mengendus narkoba yang disembunyikan penumpang di dalam tas, koper atau dalam tubuh penumpang, sedangkan seekor anjing lainnya memiliki jago di dua bidang tersebut.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Bali, NTB, NTT Faried Syibli Barchia usai upacara peringatan Hari Pabean Internasional di Kantor Bea Cukai, jalan Bandara Ngurah Rai, Kuta, Selasa (26/1/2010).
Penugasan anjing pelacak tersebut untuk mengantisipasi kian canggih dan beragamnya modus penyelundupan narkoba ke Bali.
Tercatat dari 14 tersangka dari WN Iran, Malaysia, Australia, Perancis, Belanda memiliki modus yang berbeda. Tersanga WN Iran menyembunyikan puluhan kapsul sabu-sabu seberat 4,5 kg dalam perut. Tersangka WN Malaysia menyembunyikan 2 kg sabu-sabu dengan menyembunyikan di pinggang, serta tersangka WN Perancis menyembunyikan Heroin di balik celana dalam.
"Anjing pelacak narkoba ini akan disebar di terminal kedatangan dan keberangkatan internasional serta terminal terminal," kata Fareid.
(gds/djo)
Sebanyak delapan ekor anjing pelacak ini memiliki keahlian yang berbeda-beda. Lima ekor anjing memiliki keahlian khusus untuk melacak penumpang yang bertingkah mencurigakan setelah mendarat di Bandara Ngurah Rai. Dua ekor anjing khusus bertugas mengendus narkoba yang disembunyikan penumpang di dalam tas, koper atau dalam tubuh penumpang, sedangkan seekor anjing lainnya memiliki jago di dua bidang tersebut.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Bali, NTB, NTT Faried Syibli Barchia usai upacara peringatan Hari Pabean Internasional di Kantor Bea Cukai, jalan Bandara Ngurah Rai, Kuta, Selasa (26/1/2010).
Penugasan anjing pelacak tersebut untuk mengantisipasi kian canggih dan beragamnya modus penyelundupan narkoba ke Bali.
Tercatat dari 14 tersangka dari WN Iran, Malaysia, Australia, Perancis, Belanda memiliki modus yang berbeda. Tersanga WN Iran menyembunyikan puluhan kapsul sabu-sabu seberat 4,5 kg dalam perut. Tersangka WN Malaysia menyembunyikan 2 kg sabu-sabu dengan menyembunyikan di pinggang, serta tersangka WN Perancis menyembunyikan Heroin di balik celana dalam.
"Anjing pelacak narkoba ini akan disebar di terminal kedatangan dan keberangkatan internasional serta terminal terminal," kata Fareid.
(gds/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
440 Komentar
-
383 Komentar
-
352 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

