KPK Acungi Jempol untuk Ditjen Anggaran Depkeu
Rabu, 27/01/2010 19:11 WIB
Jakarta -
KPK memberi nilai tertinggi kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Anggaran Departemen Keuangan RI. Lembaga tersebut termasuk yang paling punya inisiatifnya untuk mencegah terjadinya tindak korupsi.
"KPK beri nilai rata-rata 7,797 dengan skala 1 hingga 10," kata Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan M Jasin saat jumpa pers di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (27/1/2010).
Penilaian itu diambil dari sebuah program bertajuk Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK). PIAK adalah pilot project yang diikuti oleh enam unit utama setingkat eselon 1. Dari Depkeu pesertanya adalah Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, Ditjen Perbendaharaan dan Ditjen Anggaran, sementara Depdiknas
menyertakan Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) dan Setjen.
"Saya yakin tahun 2010, (yang ikut) puluhan bahkan mendekati 100," harap Jasin.
Menurut KPK, Ditjen Anggaran dinilai paling memiliki itikad baik dalam pengawasan tender proyek pengadaan, transparansi dalam rekrutmen pegawai, membantu pelaporan gratifikasi, tingginya angka kepatuhan pelaporan kekayaan, promosi antikorupsi dan pelaksanaan rekomendasi KPK.
Nilai PIAK beberapa Ditjen adalah sebagai berikut; Dirjen Anggaran 7,797, Dirjen Bea Cukai 7,781, Dirjen Pajak 6,950, Dirjen Perbendaharaan 6,103, Setjen Diknas 4,013, dan Ditjen PMPTK 3,765.
"Catatan dari PIAK tahun 2009 adalah rendahnya nilai indikator kode etik," tandasnya.
(mok/lh)
"KPK beri nilai rata-rata 7,797 dengan skala 1 hingga 10," kata Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan M Jasin saat jumpa pers di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (27/1/2010).
Penilaian itu diambil dari sebuah program bertajuk Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK). PIAK adalah pilot project yang diikuti oleh enam unit utama setingkat eselon 1. Dari Depkeu pesertanya adalah Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, Ditjen Perbendaharaan dan Ditjen Anggaran, sementara Depdiknas
menyertakan Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) dan Setjen.
"Saya yakin tahun 2010, (yang ikut) puluhan bahkan mendekati 100," harap Jasin.
Menurut KPK, Ditjen Anggaran dinilai paling memiliki itikad baik dalam pengawasan tender proyek pengadaan, transparansi dalam rekrutmen pegawai, membantu pelaporan gratifikasi, tingginya angka kepatuhan pelaporan kekayaan, promosi antikorupsi dan pelaksanaan rekomendasi KPK.
Nilai PIAK beberapa Ditjen adalah sebagai berikut; Dirjen Anggaran 7,797, Dirjen Bea Cukai 7,781, Dirjen Pajak 6,950, Dirjen Perbendaharaan 6,103, Setjen Diknas 4,013, dan Ditjen PMPTK 3,765.
"Catatan dari PIAK tahun 2009 adalah rendahnya nilai indikator kode etik," tandasnya.
(mok/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
440 Komentar
-
383 Komentar
-
352 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

