Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 03/02/2010 15:29 WIB
Misteri Rokok Meledak
Tolak Alasan Polisi, Keluarga Yakin Andi Luka Akibat Ledakan Rokok
Indra Subagja - detikNews

Jakarta - Keluarga tetap yakin Andi Susanto (31) mengalami luka karena ledakan rokok. Alasan polisi yang menyebutkan Andi luka karena benda tumpul,  disebut sebagai alasan mengada-ada. Kemungkinan Andi luka akibat terlempar kerikil dari lindasan truk juga ditangkis.

"Logika saja, jalanan saja lagi sepi. Dan kalau kena kerikil tidak bercabang lukanya," terang kakak Andi, Widia, pada detikcom melalui telepon, Rabu (3/2/2010).

Dia mengaku kesal dengan pernyataan Kapolres Bekasi Kombes Pol Herry Wibowo yang mengemukakan sebab luka adiknya itu. Saat berkendara 28 Januari lalu, hujan baru saja berhenti dan kondisi jalan sepi.

"Saya jadi marah. Itu pernyataan asal doang, saya enggak setuju. Saat kejadian tidak ada truk, lagi sepi. Adik saya juga tidak pingsan dan motornya tidak rusak," tambah Widia.

Widia meyakini luka yang dialami adiknya adalah karena ledakan rokok. "Lukanya sampai berdarah, sampai merontokkan tujuh gigi. Pokoknya lukanya seperti kena ledakan," jelasnya.

Keluarga juga tidak mungkin mengada-ada soal sebab musabab luka Andri. "Kami keluarga jujur," tegasnya.

Widia menuturkan, kondisi Andi mulai pulih meski masih mengalami shock akibat ledakan. "Orang Class mild mau memberikan bantuan, dan yang penting adik saya baik," katanya. Andi kini berada di rumah setelah dirawat di RS di Cibitung sejak Kamis 28 Januari. Pihak keluarga sepakat berdamai dengan Clas Mild namun menuntut ganti rugi untuk pengobatan Andi.

(ndr/nrl)


Tekan *123*121# untuk kenyamanan mudik Anda ke Jalur Jawa. cs:021-7941178
(khusus pelanggan Telkomsel)


Tetap update dgn berita DETIK ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (28 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).