Pertemuan KPK-BPK Bahas Pencegahan Korupsi Pemda
Kamis, 04/02/2010 13:20 WIB
Jakarta -
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sowan ke Gedung KPK. Kedua pihak melakukan pertemuan membahas upaya pencegahan korupsi dalam pengelolaan keuangan di daerah.
"Kita berdiskusi mengenai dua sisi dan upaya-upaya kita melakukan pencegahan dalam pengelolahan keuangan di daerah. Ini komitmen kita bersama untuk melakukan perbaikan ke depan," ujar Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Haryono Umar.
Hal itu sampaikan Haryono usai pertemuan dengan dua anggota Komisi VI BPK di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (4/2/2010).
Ada beberapa hal yang bisa ditindaklanjuti dari hasil audit BPK yang sudah disampaikan ke KPK.
Haryono menjelaskan pertemuan KPK-BPK tidak secara khusus membahas mengenai kasus Gamawan Fauzi. Pembicaraan kedua pihak secara umum berkaitan dengan laporan BPK yang menyatakan ada gratifikasi se-Indonesia perlu ditindaklanjuti.
"Kemudian bicara mengenai honor bagaimana kita menyikapi secara bersama," imbuhnya.
Anggota BPK yang membawahi wilayah Indonesia Timur Rizal Djalil mengatakan, prinsipnya kedua pihak ingin mencegah terjadinya penyimpangan keuangan daerah terkait APBD dan semua anggaran yang dikelola daerah.
"Sedini mungkin mencegah dan kita sudah membicarakan upaya apa yang kita lakukan. Yang penting sinkronisasi KPK dan BPK," ujarnya.
Sementara itu anggota BPK wilayah Indonesia bagian barat Sapta Amal O menambahkan seluruh perwakilan BPK di Indonesia baru melakukan pemeriksaan pendahuluan tentang laporan keuangan Pemda.
"Oleh sebab itu kita kan ini dalam rangka upaya pencegahan di KPK. Ini akan kita optimalkan agar ke depan lebih baik," jelasnya. (gus/iy)
"Kita berdiskusi mengenai dua sisi dan upaya-upaya kita melakukan pencegahan dalam pengelolahan keuangan di daerah. Ini komitmen kita bersama untuk melakukan perbaikan ke depan," ujar Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Haryono Umar.
Hal itu sampaikan Haryono usai pertemuan dengan dua anggota Komisi VI BPK di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (4/2/2010).
Ada beberapa hal yang bisa ditindaklanjuti dari hasil audit BPK yang sudah disampaikan ke KPK.
Haryono menjelaskan pertemuan KPK-BPK tidak secara khusus membahas mengenai kasus Gamawan Fauzi. Pembicaraan kedua pihak secara umum berkaitan dengan laporan BPK yang menyatakan ada gratifikasi se-Indonesia perlu ditindaklanjuti.
"Kemudian bicara mengenai honor bagaimana kita menyikapi secara bersama," imbuhnya.
Anggota BPK yang membawahi wilayah Indonesia Timur Rizal Djalil mengatakan, prinsipnya kedua pihak ingin mencegah terjadinya penyimpangan keuangan daerah terkait APBD dan semua anggaran yang dikelola daerah.
"Sedini mungkin mencegah dan kita sudah membicarakan upaya apa yang kita lakukan. Yang penting sinkronisasi KPK dan BPK," ujarnya.
Sementara itu anggota BPK wilayah Indonesia bagian barat Sapta Amal O menambahkan seluruh perwakilan BPK di Indonesia baru melakukan pemeriksaan pendahuluan tentang laporan keuangan Pemda.
"Oleh sebab itu kita kan ini dalam rangka upaya pencegahan di KPK. Ini akan kita optimalkan agar ke depan lebih baik," jelasnya. (gus/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 07/02/2012 12:27 WIB
Cuaca Buruk, Batavia Air Nyaris Celaka di Bandara Sentani
-
Selasa, 07/02/2012 12:19 WIB
Ruhut Berkali-kali Minta Anas Mundur, Saan: Itu Kelainan
-
Selasa, 07/02/2012 12:12 WIB
DPR Setujui 2 Komisioner Baru LPSK
-
Selasa, 07/02/2012 12:12 WIB
Siti Fadilah Mengaku Kesulitan Awasi Proyek-proyek di Depkes
-
Selasa, 07/02/2012 11:59 WIB
Wah, Asal Muasal Ayam dan Kambing di Dunia Ternyata dari Indonesia
-
Selasa, 07/02/2012 11:22 WIB
Ini Cara 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Kabur
-
Selasa, 07/02/2012 11:25 WIB
Rekening Dibobol Rp 7,9 Juta Lewat ATM, Agus Lapor Polisi
-
Selasa, 07/02/2012 07:48 WIB
Jadi Tersangka, Angie Curahkan Perasaannya di Blog Pribadinya
-
Selasa, 07/02/2012 11:15 WIB
Resign Sebelum Kontrak Habis, Pilot Lion Air Didenda US$ 49 Ribu
-
225 Komentar
-
202 Komentar
-
178 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 604.000
- Rp 1,418.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

