PKS Nilai PD Salah Fatal Saat Ancam Parpol Koalisi
Senin, 08/02/2010 14:57 WIB
Jakarta -
PKS benar-benar gerah dengan langkah Sekjen DPP Partai Demokrat (PD) Amir Syamsudin dan Wakil Ketua Umum PD Ahmad Mubarok. PKS menilai PD telah melakukan kesalahan fatal saat mengancam PKS dan Golkar soal reshuffle kabinet karena bersikap keras dalam pansus Century.
"Sekjen dan Wakil Ketua PD melakukan berbagai kesalahan fatal dengan ancamannya kepada partai-partai koalisi," kata Wakil Sekjen DPP PKS Fahri Hamzah kepada detikcom melalui pesan SMS, Senin (8/2/2010).
Menurut Fahri, kesalahan fatal pimpinan PD saat mengancam PKS dan Golkar itu antara lain, melangkahi SBY yang selalu memberikan arahan agar koalisi kompak mengusut kasus Century. Selain itu, Amir dan Mubarok dinilai telah mengintervensi partai peserta koalisi.
"Ini jelas merusak suasana kabinet yang telah disepakati untuk bekerja secara loyal dan profesional kepada presiden," paparnya.
Fahri juga menilai kesalahan fatal dari intervensi Amir dan Mubarok soal koalisi dengan mengancam reshuffle bisa merusak citra kekompakan koalisi. "Itu bisa merusak citra koalisi yang reformis menjadi koalisi anti reformasi," tegasnya.
"Masih banyak kesalahan lain yang layak dihitung sebagai tindakan indisipliner, dan karenanya sudah selayaknya kata-kata ancaman itu dicabut segera, agar koalisi dan kabinet dapat berjalan kembali secara normal," pungkasnya.
(yid/fay)
"Sekjen dan Wakil Ketua PD melakukan berbagai kesalahan fatal dengan ancamannya kepada partai-partai koalisi," kata Wakil Sekjen DPP PKS Fahri Hamzah kepada detikcom melalui pesan SMS, Senin (8/2/2010).
Menurut Fahri, kesalahan fatal pimpinan PD saat mengancam PKS dan Golkar itu antara lain, melangkahi SBY yang selalu memberikan arahan agar koalisi kompak mengusut kasus Century. Selain itu, Amir dan Mubarok dinilai telah mengintervensi partai peserta koalisi.
"Ini jelas merusak suasana kabinet yang telah disepakati untuk bekerja secara loyal dan profesional kepada presiden," paparnya.
Fahri juga menilai kesalahan fatal dari intervensi Amir dan Mubarok soal koalisi dengan mengancam reshuffle bisa merusak citra kekompakan koalisi. "Itu bisa merusak citra koalisi yang reformis menjadi koalisi anti reformasi," tegasnya.
"Masih banyak kesalahan lain yang layak dihitung sebagai tindakan indisipliner, dan karenanya sudah selayaknya kata-kata ancaman itu dicabut segera, agar koalisi dan kabinet dapat berjalan kembali secara normal," pungkasnya.
(yid/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 00:02 WIB
Diduga Depresi, Korban Kekerasan Ibu Angkat akan Dibawa ke Psikiater
-
Kamis, 09/02/2012 23:59 WIB
6 Imigran Gelap Asal Afghanistan Ditangkap di Perarian Sumut
-
Kamis, 09/02/2012 23:36 WIB
Aktivitas Gunung Lokon Meningkat, Waspadai Letusan
-
Kamis, 09/02/2012 22:31 WIB
MUI Sumsel Larang Perayaan Valentine's Day
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

