Cek Rp 2 M Ditemukan di Citos, Polisi Pastikan Palsu
Senin, 08/02/2010 17:08 WIB
Jakarta -
Lagi-lagi aksi penipuan dengan modus menyebar cek palsu terjadi. Kali ini cek dalam amplop coklat dengan nilai tertera Rp 2 miliar ditemukan pengunjung Cilandak Town Square (Citos) di area parkir mal.
Untung sang pengunjung Budi Sulistiyo tidak mudah tertipu. Dia pun bergegas melaporkannya ke petugas keamanan, yang kemudian diteruskan ke polisi.
"Itu cek palsu," kata Kapolsek Cilandak Kompol Doni Adityawarman saat dihubungi detikcom, Senin (8/2/2010).
Penemuan cek palsu itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Belum diketahui siapa yang sengaja meletakkan cek palsu di sekitar parkiran mobil mal elite tersebut.
"Masyarakat agar lebih waspada. Jangan mudah percaya," imbuh Doni.
Biasanya, di dalam amplop coklat itu terdapat nomor telepon yang bisa dihubungi, serta nama perusahaan yang berlokasi di Surabaya.
"Biasanya juga nomor kontaknya langsung mati begitu tahu ada yang mencurigakan," tutupnya.
Modus cek palsu yang pernah muncul selama ini adalah si penemu yang merasa kasihan pada pemilik cek, akan menghubungi pemilik cek yang ada di dalam cek palsu itu bahwa dia telah menemukan asetnya. Sebagai ucapan terimakasih, si pemilik cek berjanji akan mengirimkan uang terimakasih dalam jumlah besar. Si penemu lalu digiring pergi ke ATM dan ujung-ujungnya saldo tabungan si penemu itulah yang akan dikuras oleh komplotan cek palsu. Jangan sampai modus licik ini melalaikan Anda.
(ndr/nrl)
Untung sang pengunjung Budi Sulistiyo tidak mudah tertipu. Dia pun bergegas melaporkannya ke petugas keamanan, yang kemudian diteruskan ke polisi.
"Itu cek palsu," kata Kapolsek Cilandak Kompol Doni Adityawarman saat dihubungi detikcom, Senin (8/2/2010).
Penemuan cek palsu itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Belum diketahui siapa yang sengaja meletakkan cek palsu di sekitar parkiran mobil mal elite tersebut.
"Masyarakat agar lebih waspada. Jangan mudah percaya," imbuh Doni.
Biasanya, di dalam amplop coklat itu terdapat nomor telepon yang bisa dihubungi, serta nama perusahaan yang berlokasi di Surabaya.
"Biasanya juga nomor kontaknya langsung mati begitu tahu ada yang mencurigakan," tutupnya.
Modus cek palsu yang pernah muncul selama ini adalah si penemu yang merasa kasihan pada pemilik cek, akan menghubungi pemilik cek yang ada di dalam cek palsu itu bahwa dia telah menemukan asetnya. Sebagai ucapan terimakasih, si pemilik cek berjanji akan mengirimkan uang terimakasih dalam jumlah besar. Si penemu lalu digiring pergi ke ATM dan ujung-ujungnya saldo tabungan si penemu itulah yang akan dikuras oleh komplotan cek palsu. Jangan sampai modus licik ini melalaikan Anda.
(ndr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 07:10 WIB
Mengembalikan Kejayaan Pesisir Timur Sumatera Selatan
-
Kamis, 09/02/2012 05:57 WIB
Avanza Tabrak Truk di Tol Cipularang, 1 Orang Tewas
-
Kamis, 09/02/2012 05:34 WIB
KPK Tak Pernah Cekal Orang Saat Proses Penyelidikan
-
Kamis, 09/02/2012 03:54 WIB
Tamsil Linrung Janji Bisa Tingkatkan Anggaran Proyek Transmigrasi
-
Kamis, 09/02/2012 02:33 WIB
Jubir MK: Semua Penegak Hukum Dilarang Mencekal Saat Penyelidikan
-
Kamis, 09/02/2012 05:57 WIB
Avanza Tabrak Truk di Tol Cipularang, 1 Orang Tewas
-
Kamis, 09/02/2012 06:11 WIB
Ada Kecelakaan & Perbaikan Jalan, Tol Menuju Bandara Macet
-
Kamis, 09/02/2012 00:08 WIB
Tim Investigasi: Jembatan Kukar Salah Sejak Perencanaan
-
Rabu, 08/02/2012 21:35 WIB
Direktur Lion Air Stres Pilotnya Ditangkap Nyabu
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 862.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

