Pansus Century Rapat Konsultasi dengan BPK & PPATK
Selasa, 09/02/2010 08:43 WIB
Jakarta -
Setelah setiap fraksi menyampaikan kesimpulan sementaranya, Pansus Hak Angket Bank Century kembali melakukan penyelidikan. Untuk penyelidikan puncak bailout Bank Century itu, pansus memulainya dengan memanggil kembali PPATK dan BPK.
"Agendanya rapat konsultasi dengan PPATK pukul 14.00 WIB dan BPK pukul 19.00 WIB," kata Ketua Pansus Idrus Marham usai penyampaian pandangan awal fraksi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Menurut Idrus, dalam rapat dengan PPATK, Pansus ingin mendapat keterangan detil terkait data aliran dana Bank Century terakhir yang disetor PPATK. Idrus berharap pansus dapat menemukan fakta baru.
"Dan kami minta segera data audit lanjutan dari BPK," papar Idrus.
Setelah rapat konsultasi, menurut Idrus, Pansus akan menyusun beberapa pemanggilan saksi. Dalam waktu dekat pansus akan memulai investigasi lapangan.
"Dalam waktu dekat tim yang sudah dibentuk bisa segera mengumpulkan data lapangan," jelas Idrus.
Sebelumnya diberitakan beberapa fraksi koalisi berbeda pendapat dengan PD terkait mekanisme merger, FPJP, dan PMA. FPKB, FPKS, FPPP, FPAN, dan FPG menemukan banyak pelanggaran. FPAN, FPPP, dan FPKS bahkan mencium ada pelanggaran hukum dan korupsi.
Sementara itu di oposisi, PDIP, Gerindra dan Hanura sama-sama keras memandang bailout tidak berdasar hukum. Hanura menyebut 10 instansi terindikasi pelanggaran korupsi.
(van/irw)
"Agendanya rapat konsultasi dengan PPATK pukul 14.00 WIB dan BPK pukul 19.00 WIB," kata Ketua Pansus Idrus Marham usai penyampaian pandangan awal fraksi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Menurut Idrus, dalam rapat dengan PPATK, Pansus ingin mendapat keterangan detil terkait data aliran dana Bank Century terakhir yang disetor PPATK. Idrus berharap pansus dapat menemukan fakta baru.
"Dan kami minta segera data audit lanjutan dari BPK," papar Idrus.
Setelah rapat konsultasi, menurut Idrus, Pansus akan menyusun beberapa pemanggilan saksi. Dalam waktu dekat pansus akan memulai investigasi lapangan.
"Dalam waktu dekat tim yang sudah dibentuk bisa segera mengumpulkan data lapangan," jelas Idrus.
Sebelumnya diberitakan beberapa fraksi koalisi berbeda pendapat dengan PD terkait mekanisme merger, FPJP, dan PMA. FPKB, FPKS, FPPP, FPAN, dan FPG menemukan banyak pelanggaran. FPAN, FPPP, dan FPKS bahkan mencium ada pelanggaran hukum dan korupsi.
Sementara itu di oposisi, PDIP, Gerindra dan Hanura sama-sama keras memandang bailout tidak berdasar hukum. Hanura menyebut 10 instansi terindikasi pelanggaran korupsi.
(van/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 07/02/2012 14:28 WIB
KPK: Jangan Ganggu Angie!
-
Selasa, 07/02/2012 14:26 WIB
Daftar Pilot yang Ditangkap Karena Narkoba
-
Selasa, 07/02/2012 14:18 WIB
Rebutan Penumpang, Pekerja Terminal Makassar Bentrok
-
Selasa, 07/02/2012 13:55 WIB
Max Sopacua: PAW Angie di DPR Tunggu Hasil Sidang
-
Selasa, 07/02/2012 13:49 WIB
KPK Berharap Angie Akan Berikan Keterangan Apa Adanya
-
Selasa, 07/02/2012 13:44 WIB
Patuhi Informasi Larangan Terbang, Pilot Lion Air Tidak Digaji
-
Selasa, 07/02/2012 13:14 WIB
Polisi Pagari Kantor Mendagri dengan Kawat Berduri
-
Selasa, 07/02/2012 11:15 WIB
Resign Sebelum Kontrak Habis, Pilot Lion Air Didenda US$ 49 Ribu
-
Selasa, 07/02/2012 12:51 WIB
Gunung Padang & Misteri 2500 SM
-
224 Komentar
-
195 Komentar
-
178 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,418.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

