40 Wafatnya Gus Dur
Gus Iim Luncurkan Perpustakaan Keliling 'Guru Bangsa'
Selasa, 09/02/2010 14:15 WIB
Yogyakarta -
Hasyim Wahid alias Gus Iim, adik kandung (alm) Gus Dur, bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan perpustakaan keliling 'Guru Bangsa'. Peresmian itu bersamaan dengan peringatan 40 hari meninggalnya Gus Dur.
Peresmian perpustakaan keliling itu berlangsung di kantor Penerbit PT Galang Press, Jl Mawar Tengah, Baciro, Yogyakarta, Selasa (9/2/2010).
Bersamaan dengan acara itu diberikan sumbangan buku kepada warga masyarakat sekitar Kota Yogyakarta dari beberapa penerbit. Sebanyak 700-an judul buku senilai Rp 16 juta itu merupakan sumbangan dari 25 penerbit di Yogyakarta.
Mobil perpustakaan dengan gambar Gus Dur itu akan melayani warga Yogyakarta dan sekitarnya yang membutuhkan pelayanan buku bacaan secara gratis. Sebanyak tiga buah mobil akan berkeliling Yogyakarta dan sekitarnya untuk melayani permintaan masyarakat. Program ini untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Bersamaan pereemian perpustaakan Guru Bangsa, diluncurkan pula buku berjudul Gus Gerr, Bapak Pluralisme dan Guru Bangsa karya Maftuhah Hamid. Buku setebal 156 halaman yang diterbitkan Penerbit Pustaka Marwa itu bersamaan dengan peringatan 40 hari meninggalnya Gus Dur.
Buku itu di antaranya berisi mengenai rekam jejak sang guru bangsa, dari ulama ke pahlawan nasional, ideologi guru bangsa. Selanjutnya bapak pluralisme dan multikulturalisme serta selama jalan guru bangsa. Di bagian akhir juga terdapat bagian tertawa bersama Gus Dur yang berisi mengenai guyonan atau joke yang dilontarkan Gus Dur dalam berbagai kesempatan.
Dalam kesempatan itu, Gus Iim mengungkapkan pengalamannya bersama Gus Dur. Menurut Gus Iim, dirinya mendapat banyak pelajaran dari sang kakak. Di antaranya hak untuk mempercayai sebuah keyakinan sebagai hak utama.
"Waktu itu saya masih muda berumur sekitar 19 tahun. Gus Dur baru pulang mengembara dari Mesir, Irak, Jerman, Perancis dan Belanda. Saya diingatkan pentingnya persatuan Indonesia dan untuk rajin belajar yaitu membaca seperti ayat Quran yang turun pertama kali, bacalah" katanya.
Menurut dia, semua yang dikerjakan oleh Gus Dur merupakan contoh-contoh hidup yang telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa ini. Oleh karena itu, dia mementingkan sekali makna persatuan. "Dia sudah membayar seluruh kehidupannya untuk bangsa ini," ungkapnya.
Dia menambahkan keluarga besar Gus Dur tidak mempersoalkan Gus Dur diberi gelar pahlawan atau tidak. Sebab Indonesia saat ini sudah terlalu banyak mempunyai pahlawan.
"Saat ini hanya ada dua pikiran ekstrem, apakah masih perlu menambah pahlawan tapi kita tidak pernah menjalankan pikiran dan tindakan. Atau tidak kita tambah, tapi kita meniru dan menjalankan pemikiran-pemikiran mereka," pungkas dia.
(bgs/djo)
Peresmian perpustakaan keliling itu berlangsung di kantor Penerbit PT Galang Press, Jl Mawar Tengah, Baciro, Yogyakarta, Selasa (9/2/2010).
Bersamaan dengan acara itu diberikan sumbangan buku kepada warga masyarakat sekitar Kota Yogyakarta dari beberapa penerbit. Sebanyak 700-an judul buku senilai Rp 16 juta itu merupakan sumbangan dari 25 penerbit di Yogyakarta.
Mobil perpustakaan dengan gambar Gus Dur itu akan melayani warga Yogyakarta dan sekitarnya yang membutuhkan pelayanan buku bacaan secara gratis. Sebanyak tiga buah mobil akan berkeliling Yogyakarta dan sekitarnya untuk melayani permintaan masyarakat. Program ini untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Bersamaan pereemian perpustaakan Guru Bangsa, diluncurkan pula buku berjudul Gus Gerr, Bapak Pluralisme dan Guru Bangsa karya Maftuhah Hamid. Buku setebal 156 halaman yang diterbitkan Penerbit Pustaka Marwa itu bersamaan dengan peringatan 40 hari meninggalnya Gus Dur.
Buku itu di antaranya berisi mengenai rekam jejak sang guru bangsa, dari ulama ke pahlawan nasional, ideologi guru bangsa. Selanjutnya bapak pluralisme dan multikulturalisme serta selama jalan guru bangsa. Di bagian akhir juga terdapat bagian tertawa bersama Gus Dur yang berisi mengenai guyonan atau joke yang dilontarkan Gus Dur dalam berbagai kesempatan.
Dalam kesempatan itu, Gus Iim mengungkapkan pengalamannya bersama Gus Dur. Menurut Gus Iim, dirinya mendapat banyak pelajaran dari sang kakak. Di antaranya hak untuk mempercayai sebuah keyakinan sebagai hak utama.
"Waktu itu saya masih muda berumur sekitar 19 tahun. Gus Dur baru pulang mengembara dari Mesir, Irak, Jerman, Perancis dan Belanda. Saya diingatkan pentingnya persatuan Indonesia dan untuk rajin belajar yaitu membaca seperti ayat Quran yang turun pertama kali, bacalah" katanya.
Menurut dia, semua yang dikerjakan oleh Gus Dur merupakan contoh-contoh hidup yang telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa ini. Oleh karena itu, dia mementingkan sekali makna persatuan. "Dia sudah membayar seluruh kehidupannya untuk bangsa ini," ungkapnya.
Dia menambahkan keluarga besar Gus Dur tidak mempersoalkan Gus Dur diberi gelar pahlawan atau tidak. Sebab Indonesia saat ini sudah terlalu banyak mempunyai pahlawan.
"Saat ini hanya ada dua pikiran ekstrem, apakah masih perlu menambah pahlawan tapi kita tidak pernah menjalankan pikiran dan tindakan. Atau tidak kita tambah, tapi kita meniru dan menjalankan pemikiran-pemikiran mereka," pungkas dia.
(bgs/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
399 Komentar
-
327 Komentar
-
272 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

