Pemulung Dituduh Memiliki Ganja
Teman Saleh: Kami Ingin Lihat Sidang Saleh, Tapi Apa Boleh?
Selasa, 09/02/2010 14:23 WIB
Jakarta -
Solidaritas sesama pemulung cukup tinggi. Terbukti ketika Chairul Saleh ditangkap karena dituduh memiliki ganja pada 3 September lalu, sesama pemulung langsung patungan untuk menjenguk di Polsek Kemayoran.
"Kami patungan, ada yang Rp 3 ribu, ada yang Rp 5 ribu. Namanya pemulung, segitu sudah banyak," kata salah seorang pemulung, Erwin (32), kepada detikcom di Jalan Benda, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, (9/2/2010).
Lantas, perwakilan mereka mendatangi Polsek Kemayoran guna memberikan dukungan moril. Uang tersebut dibelikan rokok untuk Saleh. "Datang ya sekali itu saja. Kami cuma pemulung. Denger polisi saja sudah takut. Apalagi ke markasnya," tambahnya.
Erwin dan teman-temannya baru tahu jika Saleh sudah memasuki sidang pengadilan setelah diberitahu wartawan. Beberapa temannya langsung tergerak untuk mengikuti sidang, meski harus berpikir ulang. "Lah, kita kan tidak punya KTP. Memang boleh ke pengadilan melihat sidang?" tanya Erwin.
Awal mula kasus tersebut bermula ketika pemulung yang biasa mencari botol bekas, Chairul Saleh, (38) dituduh memiliki ganja seberat 1,6 gram dan tertangkap tangan pada 3 September 2009 lalu. Bersama puluhan pemulung lainnnya, dia tinggal di tepi rel KA, Jalan Benda, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kini dia duduk di kursi pesakitan PN Jakarta Pusat untuk tuduhan yang dilontarkan polisi kepadanya.
(asp/anw)
"Kami patungan, ada yang Rp 3 ribu, ada yang Rp 5 ribu. Namanya pemulung, segitu sudah banyak," kata salah seorang pemulung, Erwin (32), kepada detikcom di Jalan Benda, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, (9/2/2010).
Lantas, perwakilan mereka mendatangi Polsek Kemayoran guna memberikan dukungan moril. Uang tersebut dibelikan rokok untuk Saleh. "Datang ya sekali itu saja. Kami cuma pemulung. Denger polisi saja sudah takut. Apalagi ke markasnya," tambahnya.
Erwin dan teman-temannya baru tahu jika Saleh sudah memasuki sidang pengadilan setelah diberitahu wartawan. Beberapa temannya langsung tergerak untuk mengikuti sidang, meski harus berpikir ulang. "Lah, kita kan tidak punya KTP. Memang boleh ke pengadilan melihat sidang?" tanya Erwin.
Awal mula kasus tersebut bermula ketika pemulung yang biasa mencari botol bekas, Chairul Saleh, (38) dituduh memiliki ganja seberat 1,6 gram dan tertangkap tangan pada 3 September 2009 lalu. Bersama puluhan pemulung lainnnya, dia tinggal di tepi rel KA, Jalan Benda, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kini dia duduk di kursi pesakitan PN Jakarta Pusat untuk tuduhan yang dilontarkan polisi kepadanya.
(asp/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
399 Komentar
-
327 Komentar
-
272 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

