Isu Plagiarisme
Prof Banyu Minta Maaf di Facebook
Selasa, 09/02/2010 15:43 WIB
Jakarta -
Kasus dugaan plagiarisme sangat memukul hati Prof Anak Agung Banyu Perwita. Profesor asal Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung ini meminta maaf lewat akun Facebooknya dan sempat berencana mundur.
Permintaan maaf ini tertulis dalam akun pribadinya pada Kamis (4/2/2010) pukul 22.37 WIB malam. Pada pagi harinya, The Jakarta Post membuat pengumuman bertajuk 'Plagiarism'. Isinya, The Jakarta Post mencabut artikel tulisan Banyu edisi 12 November 2009 karena diduga menjiplak.
"I do apologize for what I have done unintentionally. Thanks for all the concerns (Saya meminta maaf atas apa yang telah saya lakukan. Terima kasih atas semua kepeduliannya-red)," tulis Banyu.
Dukungan pun mengalir dari para kolega dan mahasiswanya. Misalnya saja Vyo Vanesha yang menulis, "We always support you, Sir".
Pada keesokan harinya, Jumat (5/2/2010), Prof Banyu kembali memasang status. Dia berpikiran untuk mundur dari posisinya sekarang ini.
"Perhaps, it's better for me to resign. (Mungkin, lebih baik saya mundur-red)," tulis dia pukul 11.06 WIB pagi.
Para kolega dan mahasiswa pun kembali memberi dukungan agar profesor muda ini bersabar dan tetap berbakti di kampus. "Wah, jangan Mas. We still need you," kata Nayana Dharsono.
Staf Humas Unpar Reno Margiantoro ketika ditemui detikcom di Ruang Humas Kampus Unpar, Bandung, Selasa (9/2/2010), membantah kalau Banyu mundur. Dia masih mengajar seperti biasa.
"Sampai sekarang beliau masih aktif mengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Hubungan Internasional," kata Reno.
(fay/nrl)
Permintaan maaf ini tertulis dalam akun pribadinya pada Kamis (4/2/2010) pukul 22.37 WIB malam. Pada pagi harinya, The Jakarta Post membuat pengumuman bertajuk 'Plagiarism'. Isinya, The Jakarta Post mencabut artikel tulisan Banyu edisi 12 November 2009 karena diduga menjiplak.
"I do apologize for what I have done unintentionally. Thanks for all the concerns (Saya meminta maaf atas apa yang telah saya lakukan. Terima kasih atas semua kepeduliannya-red)," tulis Banyu.
Dukungan pun mengalir dari para kolega dan mahasiswanya. Misalnya saja Vyo Vanesha yang menulis, "We always support you, Sir".
Pada keesokan harinya, Jumat (5/2/2010), Prof Banyu kembali memasang status. Dia berpikiran untuk mundur dari posisinya sekarang ini.
"Perhaps, it's better for me to resign. (Mungkin, lebih baik saya mundur-red)," tulis dia pukul 11.06 WIB pagi.
Para kolega dan mahasiswa pun kembali memberi dukungan agar profesor muda ini bersabar dan tetap berbakti di kampus. "Wah, jangan Mas. We still need you," kata Nayana Dharsono.
Staf Humas Unpar Reno Margiantoro ketika ditemui detikcom di Ruang Humas Kampus Unpar, Bandung, Selasa (9/2/2010), membantah kalau Banyu mundur. Dia masih mengajar seperti biasa.
"Sampai sekarang beliau masih aktif mengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Hubungan Internasional," kata Reno.
(fay/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 03:07 WIB
13 WN Iran yang Terdampar di Tasikmalaya Dideportasi
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:56 WIB
Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 02:57 WIB
Gara-gara Ikan Hiu 13 Meter, Warga Pakistan Ribut dengan Polisi
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:05 WIB
Awas! Pintu Koboi Dipasang, Atapers KRL Diminta Tobat
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

