Majelis Eksaminasi Minta Polri Usut Ulang Pembunuhan Munir
Selasa, 09/02/2010 15:54 WIB
Jakarta -
Setelah melakukan pengkajian selama 1 tahun, Majelis Eksaminasi Publik atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir mengeluarkan beberapa rekomendasi untuk Kepolisian, Kejaksaan dan Peradilan. Salah satu isinya, meminta kasus pembunuhan Munir diusut ulang.
Rekomendasi itu disampaikan anggota Majelis Eksaminasi Publik atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Frans Hendra Winata, dalam jumpa pers di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2010).
Rekomendasi untuk Lembaga Kepolisian, pertama mendesak Polri untuk segera kembali melakukan penyelidikan dan memeriksa pihak-pihak yang diduga mempunyai keterlibatan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kedua, Polri diimbau menggunakan hasil temuan Tim Pencari Fakta Kasus Munir sebagai salah satu bahan awal untuk pengembangan lebih lanjut.
Ketiga, Kapolri perlu melakukan pemantauan dan pengarahan secara langsung kepada jajarannya dalam melakukan penyelidikan kembali kasus Munir.
Selanjutnya rekomendasi untuk Lembaga Kejaksaan, Jaksa Agung harus menunjuk jaksa penuntut umum (JPU) secara serius serta memperhatikan integritas jaksa.
Terakhir rekomendasi untuk Lembaga Peradilan, pimpinan lembaga peradilan diminta menunjuk para hakim yang mempunyai integritas yang menguasai ilmu hukum pidana dan hukum hak azasi manusia
"Laporan eksaminasi publik ini dibuat sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan fungsi, tugas dan kewenangan yang telah dimandatkan Komnas HAM kepada kami," kata Frans.
Frans didampingi Ketua Majelis Eksaminasi Publik atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Soetandyo Wigjosoebroto dan beberapa anggota lainnya Mudzakkir, Fajrul Falaakh, dan Rudi Rizki dan Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim.
(aan/iy)
Rekomendasi itu disampaikan anggota Majelis Eksaminasi Publik atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Frans Hendra Winata, dalam jumpa pers di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2010).
Rekomendasi untuk Lembaga Kepolisian, pertama mendesak Polri untuk segera kembali melakukan penyelidikan dan memeriksa pihak-pihak yang diduga mempunyai keterlibatan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kedua, Polri diimbau menggunakan hasil temuan Tim Pencari Fakta Kasus Munir sebagai salah satu bahan awal untuk pengembangan lebih lanjut.
Ketiga, Kapolri perlu melakukan pemantauan dan pengarahan secara langsung kepada jajarannya dalam melakukan penyelidikan kembali kasus Munir.
Selanjutnya rekomendasi untuk Lembaga Kejaksaan, Jaksa Agung harus menunjuk jaksa penuntut umum (JPU) secara serius serta memperhatikan integritas jaksa.
Terakhir rekomendasi untuk Lembaga Peradilan, pimpinan lembaga peradilan diminta menunjuk para hakim yang mempunyai integritas yang menguasai ilmu hukum pidana dan hukum hak azasi manusia
"Laporan eksaminasi publik ini dibuat sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan fungsi, tugas dan kewenangan yang telah dimandatkan Komnas HAM kepada kami," kata Frans.
Frans didampingi Ketua Majelis Eksaminasi Publik atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Soetandyo Wigjosoebroto dan beberapa anggota lainnya Mudzakkir, Fajrul Falaakh, dan Rudi Rizki dan Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim.
(aan/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 03:07 WIB
13 WN Iran yang Terdampar di Tasikmalaya Dideportasi
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:56 WIB
Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 02:57 WIB
Gara-gara Ikan Hiu 13 Meter, Warga Pakistan Ribut dengan Polisi
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:05 WIB
Awas! Pintu Koboi Dipasang, Atapers KRL Diminta Tobat
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

