Balik Kandang, Bara Hasibuan Ikut Perkuat DPP PAN
Selasa, 09/02/2010 17:24 WIB
dok detikcom
Jakarta -
Setelah sekian lama hanya menjadi pengamat, Bara Hasibuan kini berniat aktif kembali terjun ke dunia politik. Bara siap bergabung sebagai salah satu Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) di bawah pimpinan Hata Rajasa.
"Saya akan bergabung kembali dengan PAN. Saya yakin bisa bekerja sama dengan Pak Hatta dan semua pihak di partai," kata Bara dalam perbincangan dengan detikcom melalui telepon, Selasa (9/2/2010).
Bara menjelaskan, ada banyak alasan mengapa dia kembali bergabung dengan PAN. Salah satunya, PAN telah banyak mengalami perubahan yang positif.
"PAN saat ini telah menjadi partai yang betul-betul demokratis. Dan bersama PAN saya yakin bisa semakin mewarnai proses demokrasi di Indonesia. Selain itu, sebagai salah satu pendiri saya memiliki ikatan yang kuat dengan PAN," ujar Bara.
Bara menepis tudingan bahwa keputusannya ini adalah sebuah sikap oportunis. "Saya tidak punya tujuan jangka pendek apa pun. Kalau saya memang oportunis, toh saya bisa saja bergabung dengan parpol lain," tukas Bara.
Bara Hasibuan adalah salah satu pendiri PAN. Namun pada tahun 2001, dia memilih hengkang dari partai berlambang matahari itu. Dia menganggap PAN tidak konsisten menjalankan agenda reformasi.
Lepas dari PAN, Bara kemudian bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia bahkan menjadi calon legislatif partai itu dari daerah pemilihan Sumatera Utara. Sayangnya, keberuntungan masih belum berpihak. Bara gagal melenggang ke Senayan pada Pemilu 2004.
(djo/nrl)
"Saya akan bergabung kembali dengan PAN. Saya yakin bisa bekerja sama dengan Pak Hatta dan semua pihak di partai," kata Bara dalam perbincangan dengan detikcom melalui telepon, Selasa (9/2/2010).
Bara menjelaskan, ada banyak alasan mengapa dia kembali bergabung dengan PAN. Salah satunya, PAN telah banyak mengalami perubahan yang positif.
"PAN saat ini telah menjadi partai yang betul-betul demokratis. Dan bersama PAN saya yakin bisa semakin mewarnai proses demokrasi di Indonesia. Selain itu, sebagai salah satu pendiri saya memiliki ikatan yang kuat dengan PAN," ujar Bara.
Bara menepis tudingan bahwa keputusannya ini adalah sebuah sikap oportunis. "Saya tidak punya tujuan jangka pendek apa pun. Kalau saya memang oportunis, toh saya bisa saja bergabung dengan parpol lain," tukas Bara.
Bara Hasibuan adalah salah satu pendiri PAN. Namun pada tahun 2001, dia memilih hengkang dari partai berlambang matahari itu. Dia menganggap PAN tidak konsisten menjalankan agenda reformasi.
Lepas dari PAN, Bara kemudian bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia bahkan menjadi calon legislatif partai itu dari daerah pemilihan Sumatera Utara. Sayangnya, keberuntungan masih belum berpihak. Bara gagal melenggang ke Senayan pada Pemilu 2004.
(djo/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 20:53 WIB
KPK Sita 4 Kardus dan 2 Tas Berisi Dokumen dari Ruang Banggar DPR
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 19:30 WIB
Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih
-
Jumat, 10/02/2012 19:27 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 07:08 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
Jumat, 10/02/2012 19:30 WIB
Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

