
Jaksa Agung Didesak Respons Eksaminasi Komnas HAM Soal Kasus Munir
Selasa, 09/02/2010 17:34 WIB
Jakarta -
Jaksa Agung Hendarman Supandji didesak agar tidak diam saja menyikapi hasil eksaminasi Komnas HAM terkait kasus Munir. Hendarman semestinya merespons hasil eksaminasi tersebut dengan membuka kembali perkara itu.
"Sekarang yang paling menentukan Jaksa Aagung. Seharusnya bisa lebih responsif membuka perkara ini. Dan diperkuat dengan melakukan Peninjauan Kembali dengan membuka bukti-bukti baru," kata Koordinator Kontras, Usman Hamid saat dihubungi detikcom, Selasa (9/2/2010).
Menurut Usman, agar Kejagung mau kembali bergerak, Komnas HAM juga mesti mengawal kasus Munir dengan memastikan rekomendasi eksaminasi bisa ditindaklanjuti semua pihak.
"Komnas HAM harus memastikan mengawal kasus ini sampai dibuka kembali. Serta dibarengi strategi legal dan politik yang kuat," terangnya.
Pandangan Komnas HAM ini juga diharapkan bisa berimplikasi pada status Muchdi Pr, mantan Deputi V BIN, melalui peninjauan kembali (PK) yang nantinya diharapkan segera dilakukan Kejagung.
"Peluang berubahnya putusan PK dengan di tingkat kasasi sangat besar," imbuhnya.
Setelah melakukan pengkajian selama 1 tahun, Majelis Eksaminasi Publik atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir mengeluarkan beberapa rekomendasi untuk Kepolisian, Kejaksaan dan Peradilan. Salah satu isinya, meminta kasus pembunuhan Munir diusut ulang.
Rekomendasi itu disampaikan anggota Majelis Eksaminasi Publik atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Frans Hendra Winata, dalam jumpa pers di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2010).
(ndr/iy)
"Sekarang yang paling menentukan Jaksa Aagung. Seharusnya bisa lebih responsif membuka perkara ini. Dan diperkuat dengan melakukan Peninjauan Kembali dengan membuka bukti-bukti baru," kata Koordinator Kontras, Usman Hamid saat dihubungi detikcom, Selasa (9/2/2010).
Menurut Usman, agar Kejagung mau kembali bergerak, Komnas HAM juga mesti mengawal kasus Munir dengan memastikan rekomendasi eksaminasi bisa ditindaklanjuti semua pihak.
"Komnas HAM harus memastikan mengawal kasus ini sampai dibuka kembali. Serta dibarengi strategi legal dan politik yang kuat," terangnya.
Pandangan Komnas HAM ini juga diharapkan bisa berimplikasi pada status Muchdi Pr, mantan Deputi V BIN, melalui peninjauan kembali (PK) yang nantinya diharapkan segera dilakukan Kejagung.
"Peluang berubahnya putusan PK dengan di tingkat kasasi sangat besar," imbuhnya.
Setelah melakukan pengkajian selama 1 tahun, Majelis Eksaminasi Publik atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir mengeluarkan beberapa rekomendasi untuk Kepolisian, Kejaksaan dan Peradilan. Salah satu isinya, meminta kasus pembunuhan Munir diusut ulang.
Rekomendasi itu disampaikan anggota Majelis Eksaminasi Publik atas kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Frans Hendra Winata, dalam jumpa pers di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Selasa (9/2/2010).
(ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
613 Komentar
-
504 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

