Plagiarisme Bisa Dicegah dengan Software
Rabu, 10/02/2010 09:10 WIB
dok pribadi
Jakarta -
Plagiarisme adalah tindakan yang paling buruk dan tercela di dunia akademik. Namun hal itu bisa dicegah dengan memanfaatkan sofware anti-plagiarisme.
Resep ini cukup jitu diterapkan di Universiti Putra Malaysia, Malaysia, setelah kasus plagiarisme oleh seorang profesor meruak di universitas tersebut.
Berikut ini adalah penjelasan Bimo A Tejo, Ph.D dari Department of Chemistry, Faculty of Science, Universiti Putra Malaysia, terkait hal itu. Bimo menuturkan lewat surat elektronik pada detikcom, Rabu (10/2/2010):
Saya ingin berkomentar mengenai kasus plagiarisme yang melibatkan Dr Anak Agung Banyu Perwita dari Universitas Parahyangan.
Plagiarisme adalah dosa tak terampunkan dalam dunia akademik. Setiap akademisi harus berhati-hati supaya tidak tercebur dalam praktik tercela ini walaupun tidak bisa dihindari ada satu-dua orang yang terpeleset. Manusia tetaplah manusia, bisa khilaf dan salah.
Sebenarnya plagiarisme bisa dicegah. Saya bekerja di Universiti Putra Malaysia (UPM) sebagai dosen senior. Universitas kami pernah didera kasus plagiarisme tahun lalu dimana seorang profesor terungkap menulis buku dengan mengambil sumber-sumber dari internet tanpa mengutip sumber aslinya.
Sejak saat itu, UPM membuat kebijakan bahwa setiap hasil penulisan akademik yang akan diterbitkan harus lulus tes "bebas plagiarisme" menggunakan software "Turnitin". Software ini akan memadankan kalimat dan gaya bahasa tulisan kita dengan hasil karya ilmuwan lain yang sudah dipublikasi. Turnitin akan memberitahu berapa persen kemiripan tulisan kita dengan tulisan orang lain. Batas "zona hijau" adalah 0-20%. Tidak mutlak 0% karena ada beberapa kalimat yang harus dikutip bulat-bulat dari sumbernya, misalnya definisi, atau kutipan yang sangat penting dan akan kehilangan makna jika kata-katanya diubah.
Saya bukan salesman Turnitin. Mungkin ada software lain yang berfungsi sama atau lebih baik dibanding Turnitin. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa plagiarisme bisa dicegah seawal mungkin, sehingga di masa depan kita tidak lagi melihat akademisi sebagus Dr. Banyu Perwita harus menjadi korban.
(nrl/anw)
Resep ini cukup jitu diterapkan di Universiti Putra Malaysia, Malaysia, setelah kasus plagiarisme oleh seorang profesor meruak di universitas tersebut.
Berikut ini adalah penjelasan Bimo A Tejo, Ph.D dari Department of Chemistry, Faculty of Science, Universiti Putra Malaysia, terkait hal itu. Bimo menuturkan lewat surat elektronik pada detikcom, Rabu (10/2/2010):
Saya ingin berkomentar mengenai kasus plagiarisme yang melibatkan Dr Anak Agung Banyu Perwita dari Universitas Parahyangan.
Plagiarisme adalah dosa tak terampunkan dalam dunia akademik. Setiap akademisi harus berhati-hati supaya tidak tercebur dalam praktik tercela ini walaupun tidak bisa dihindari ada satu-dua orang yang terpeleset. Manusia tetaplah manusia, bisa khilaf dan salah.
Sebenarnya plagiarisme bisa dicegah. Saya bekerja di Universiti Putra Malaysia (UPM) sebagai dosen senior. Universitas kami pernah didera kasus plagiarisme tahun lalu dimana seorang profesor terungkap menulis buku dengan mengambil sumber-sumber dari internet tanpa mengutip sumber aslinya.
Sejak saat itu, UPM membuat kebijakan bahwa setiap hasil penulisan akademik yang akan diterbitkan harus lulus tes "bebas plagiarisme" menggunakan software "Turnitin". Software ini akan memadankan kalimat dan gaya bahasa tulisan kita dengan hasil karya ilmuwan lain yang sudah dipublikasi. Turnitin akan memberitahu berapa persen kemiripan tulisan kita dengan tulisan orang lain. Batas "zona hijau" adalah 0-20%. Tidak mutlak 0% karena ada beberapa kalimat yang harus dikutip bulat-bulat dari sumbernya, misalnya definisi, atau kutipan yang sangat penting dan akan kehilangan makna jika kata-katanya diubah.
Saya bukan salesman Turnitin. Mungkin ada software lain yang berfungsi sama atau lebih baik dibanding Turnitin. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa plagiarisme bisa dicegah seawal mungkin, sehingga di masa depan kita tidak lagi melihat akademisi sebagus Dr. Banyu Perwita harus menjadi korban.
(nrl/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 07:10 WIB
Mengembalikan Kejayaan Pesisir Timur Sumatera Selatan
-
Kamis, 09/02/2012 06:11 WIB
Ada Kecelakaan & Perbaikan Jalan, Tol Menuju Bandara Macet
-
Kamis, 09/02/2012 05:57 WIB
Avanza Tabrak Truk di Tol Cipularang, 1 Orang Tewas
-
Kamis, 09/02/2012 05:34 WIB
KPK Tak Pernah Cekal Orang Saat Proses Penyelidikan
-
Kamis, 09/02/2012 03:54 WIB
Tamsil Linrung Janji Bisa Tingkatkan Anggaran Proyek Transmigrasi
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Jumat, 03/02/2012 09:16 WIB
AS Ramal Israel Akan Serang Iran pada Musim Semi Mendatang
-
Kamis, 09/02/2012 05:57 WIB
Avanza Tabrak Truk di Tol Cipularang, 1 Orang Tewas
-
Jumat, 03/02/2012 10:55 WIB
Israel: Serangan Terhadap Iran Perlu Dipertimbangkan
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

