Bambang Soesatyo: Penerima Dana Century Sumbang SBY-Boediono
Rabu, 10/02/2010 11:36 WIB
Jakarta -
Penerima aliran dana Bank Century, PT AJP, ikut menyumbang pasangan capres SBY-Boediono pada Pilpres 2009 lalu. Data temuan ini berdasarkan kecocokan data KPU dan PPATK.
"Pada data Century, PT AJP terdaftar dan pada laporan KPU sebagai penyumbang pasangan capres SBY-Boediono," kata anggota Pansus Hak Angket Century Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Rabu (10/2/2010).
Bambang menjelaskan, berdasarkan laporan PPATK, PT AJP menarik dana dua kali pada Juni 2009, yakni senilai Rp 4 miliar dan Rp 6 miliar. Kemudian ditemukan data di KPU, pada bulan yang sama, PT AJP menyumbang dana untuk kampanye.
"Menerima dana 2 kali, Rp 400 juta dan Rp 850 juta. Pada Juni juga," terang Bambang.
Namun, buru-buru Bambang menegaskan, bila sumbangan ini belum tentu berkaitan dengan keluarnya dana bailout. "Kita belum melihat adanya korelasi. Yang perlu dicatat apakah PT AJP ini berhak menerima dana itu," tutupnya.
PPP, Selasa (9/2/2010) kemarin, juga menyatakan adanya aliran dana Century masuk ke kantong perusahaan yang menyumbang ke salah satu tim sukses capres. PPP meminta KPK menyelidiki aliran dana ini.
"Ada indikasi PT berinisial AJP yang menjadi penyumbang salah satu pasangan capres menerima aliran dana pada periode keempat Penyertaan Modal Sementara. PT AJP ini memberikan sumbangan sebanyak dua kali Rp 600 juta dan 850 juta kepada salah satu capres. Perusahaan ini juga menerima aliran dana Century dalam aliran besar selama dua periode," kata anggota Pansus Century dari FPPP Romahurmuzy.
(ndr/iy)
"Pada data Century, PT AJP terdaftar dan pada laporan KPU sebagai penyumbang pasangan capres SBY-Boediono," kata anggota Pansus Hak Angket Century Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Rabu (10/2/2010).
Bambang menjelaskan, berdasarkan laporan PPATK, PT AJP menarik dana dua kali pada Juni 2009, yakni senilai Rp 4 miliar dan Rp 6 miliar. Kemudian ditemukan data di KPU, pada bulan yang sama, PT AJP menyumbang dana untuk kampanye.
"Menerima dana 2 kali, Rp 400 juta dan Rp 850 juta. Pada Juni juga," terang Bambang.
Namun, buru-buru Bambang menegaskan, bila sumbangan ini belum tentu berkaitan dengan keluarnya dana bailout. "Kita belum melihat adanya korelasi. Yang perlu dicatat apakah PT AJP ini berhak menerima dana itu," tutupnya.
PPP, Selasa (9/2/2010) kemarin, juga menyatakan adanya aliran dana Century masuk ke kantong perusahaan yang menyumbang ke salah satu tim sukses capres. PPP meminta KPK menyelidiki aliran dana ini.
"Ada indikasi PT berinisial AJP yang menjadi penyumbang salah satu pasangan capres menerima aliran dana pada periode keempat Penyertaan Modal Sementara. PT AJP ini memberikan sumbangan sebanyak dua kali Rp 600 juta dan 850 juta kepada salah satu capres. Perusahaan ini juga menerima aliran dana Century dalam aliran besar selama dua periode," kata anggota Pansus Century dari FPPP Romahurmuzy.
(ndr/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 07/02/2012 15:02 WIB
Bismar: Kasus Kecil Dihukum, Hakim Tidak Punya Hati Nurani
-
Selasa, 07/02/2012 15:00 WIB
Penyidik Tunggu Evaluasi Hasil Tes Kejiwaan Afriyani Cs
-
Selasa, 07/02/2012 14:59 WIB
Jimly Minta KPK Bekerja Cepat Tuntaskan Kasus Wisma Atlet
-
Selasa, 07/02/2012 14:54 WIB
Bagaimana Hubungan Anas dengan Dewan Pembina Demokrat?
-
Selasa, 07/02/2012 14:53 WIB
Keterangan Angie di Persidangan Nazaruddin akan Jadi Bukti KPK
-
Selasa, 07/02/2012 14:25 WIB
Habib H Diduga Cabuli Anak-anak, Polisi Periksa 11 Saksi
-
Selasa, 07/02/2012 14:47 WIB
Polda Metro Jaya: Habib H Raba-raba Korban untuk Pengobatan Alternatif
-
Selasa, 07/02/2012 14:28 WIB
KPK: Jangan Ganggu Angie!
-
Selasa, 07/02/2012 14:26 WIB
Daftar Pilot yang Ditangkap Karena Narkoba
-
224 Komentar
-
195 Komentar
-
178 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,418.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

