DPRD Minta Pengelola Parkir Nakal Dipidana
Rabu, 10/02/2010 13:46 WIB
Jakarta -
Kenaikan tarif parkir sepihak yang dilakukan oleh beberapa pengelola parkir dinilai penyimpangan. DPRD DKI meminta pengelola parkir nakal tersebut dipidana.
"Ini sudah jelas bentuk penyimpangan, karena melecehkan Pergub. Ini harus ditindak tegas dan dipidanakan," ujar Anggota Komisi B Andika.
Andika mengatakan itu saat rapat kerja antara Komisi B DPRD DKI dengan UPT perparkiran dan perwakilan pengelola parkir di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Rabu (10/2/2010).
Andika juga tidak langsung percaya jika para pengelola parkir saat ini telah menurunkan tarifnya sesuai Pergub No 48 Tahun 2004.
"Kami minta rincian perwakilan yang di sini di mana saja letak lahan parkirnya. Nanti kami akan investigasi. Jangan-jangan cuma di sini tarif turun, di lapangan masih tinggi," tambahnya.
Andika menilai, jika kenaikan tarif parkir yang dilakukan para pengelola dengan alasan tidak adanya penyesuaian tarif parkir sejak tahun 2004, sangat tidak beralasan.
"Kalau mau, paling tidak ada pembicaraan dengan Pemprov atau DPRD. Tidak bisa sepihak. Kalau begini ini pelecehan terhadap Gubernur," tambah polisiti Gerindra ini.
Meski demikian, untuk menjatuhkan sanksi pidana kepada operator parkir yang menaikkan tarif secara sepihak tersebut, masih belum final. DPRD DKI akan melakukan rapat kembali dengan berbagai pihak untuk mendapat gambaran yang lebih jelas.
"Senin (15/2) kita akan panggil UPT Parkir, Dispenda dan pihak Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) untuk kita konfirmasi," ujar Ketua Komisi B Slamet Nurdin.
(her/nik)
"Ini sudah jelas bentuk penyimpangan, karena melecehkan Pergub. Ini harus ditindak tegas dan dipidanakan," ujar Anggota Komisi B Andika.
Andika mengatakan itu saat rapat kerja antara Komisi B DPRD DKI dengan UPT perparkiran dan perwakilan pengelola parkir di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Rabu (10/2/2010).
Andika juga tidak langsung percaya jika para pengelola parkir saat ini telah menurunkan tarifnya sesuai Pergub No 48 Tahun 2004.
"Kami minta rincian perwakilan yang di sini di mana saja letak lahan parkirnya. Nanti kami akan investigasi. Jangan-jangan cuma di sini tarif turun, di lapangan masih tinggi," tambahnya.
Andika menilai, jika kenaikan tarif parkir yang dilakukan para pengelola dengan alasan tidak adanya penyesuaian tarif parkir sejak tahun 2004, sangat tidak beralasan.
"Kalau mau, paling tidak ada pembicaraan dengan Pemprov atau DPRD. Tidak bisa sepihak. Kalau begini ini pelecehan terhadap Gubernur," tambah polisiti Gerindra ini.
Meski demikian, untuk menjatuhkan sanksi pidana kepada operator parkir yang menaikkan tarif secara sepihak tersebut, masih belum final. DPRD DKI akan melakukan rapat kembali dengan berbagai pihak untuk mendapat gambaran yang lebih jelas.
"Senin (15/2) kita akan panggil UPT Parkir, Dispenda dan pihak Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) untuk kita konfirmasi," ujar Ketua Komisi B Slamet Nurdin.
(her/nik)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 07/02/2012 15:33 WIB
Si Jago Merah Beraksi di Sawah Besar, 50 Rumah Hangus Terbakar
-
Selasa, 07/02/2012 15:02 WIB
Bismar: Kasus Kecil Dihukum, Hakim Tidak Punya Hati Nurani
-
Selasa, 07/02/2012 15:00 WIB
Penyidik Tunggu Evaluasi Hasil Tes Kejiwaan Afriyani Cs
-
Selasa, 07/02/2012 14:59 WIB
Jimly Minta KPK Bekerja Cepat Tuntaskan Kasus Wisma Atlet
-
Selasa, 07/02/2012 14:54 WIB
Bagaimana Hubungan Anas dengan Dewan Pembina Demokrat?
-
Selasa, 07/02/2012 14:47 WIB
Polda Metro Jaya: Habib H Raba-raba Korban untuk Pengobatan Alternatif
-
Selasa, 07/02/2012 14:25 WIB
Habib H Diduga Cabuli Anak-anak, Polisi Periksa 11 Saksi
-
Selasa, 07/02/2012 14:54 WIB
Bagaimana Hubungan Anas dengan Dewan Pembina Demokrat?
-
Selasa, 07/02/2012 14:28 WIB
KPK: Jangan Ganggu Angie!
-
224 Komentar
-
195 Komentar
-
178 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 604.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

