Mahfud Sentil Jaksa yang Suka Minta Uang ke Terdakwa
Rabu, 10/02/2010 14:21 WIB
Terkait
Jakarta -
Budaya meminta uang kepada terdakwa di Kejaksaan Agung sepertinya sudah berlangsung sejak lama. Kejadian ini bahkan pernah dialami oleh Arswendo Atmowiloto.
Ketua MK Mahfud MD menceritakan pengalaman Arswendo kepada pengunjung sidang MK, Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2010). Ia mengulang cerita Arswendo berdasarkan pengalaman yang ditulis mantan Pimred Tabloid Monitor itu di Majalah Tempo edisi November 1998. Arswendo hari ini hadir di MK sebagai saksi pemohon uji materi UU Penodaan Agama.
Di dalam tulisannya, Arswendo menceritakan ia sering dimintai sejumlah uang oleh jaksa. Tarifnya pun berbeda-beda untuk sebuah fasilitas. Sebagai contoh ada tarif yang berbeda bagi seorang terdakwa yang diantar pergi bukan dengan mobil tahanan.
"Dan Arswendo pun membayar itu," kata Mahfud mengutip tulisan Arswendo.
Bahkan, masih di dalam tulisan tersebut, Arswendo juga membayar sejumlah uang agar putusan yang bakal ia terima jauh dari tuntutan. "Namun nyatanya Arswendo tetap dihukum 5 tahun," imbuh Mahfud.
"Dan yang sedihnya lagi, si jaksa tersebut sempat pamit untuk naik haji, bagaimana ini sudah minta uang eh pergi naik haji," kelakar Mahfud.
Meski begitu Mahfud berharap kejadian seperti itu sudah tidak ada lagi di Kejaksaan. "Semoga saja Pak Jaksa Agung dengar ini," tutup Mahfud yang disambut tawa dari pengunjung sidang.
(mok/nrl)
Ketua MK Mahfud MD menceritakan pengalaman Arswendo kepada pengunjung sidang MK, Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2010). Ia mengulang cerita Arswendo berdasarkan pengalaman yang ditulis mantan Pimred Tabloid Monitor itu di Majalah Tempo edisi November 1998. Arswendo hari ini hadir di MK sebagai saksi pemohon uji materi UU Penodaan Agama.
Di dalam tulisannya, Arswendo menceritakan ia sering dimintai sejumlah uang oleh jaksa. Tarifnya pun berbeda-beda untuk sebuah fasilitas. Sebagai contoh ada tarif yang berbeda bagi seorang terdakwa yang diantar pergi bukan dengan mobil tahanan.
"Dan Arswendo pun membayar itu," kata Mahfud mengutip tulisan Arswendo.
Bahkan, masih di dalam tulisan tersebut, Arswendo juga membayar sejumlah uang agar putusan yang bakal ia terima jauh dari tuntutan. "Namun nyatanya Arswendo tetap dihukum 5 tahun," imbuh Mahfud.
"Dan yang sedihnya lagi, si jaksa tersebut sempat pamit untuk naik haji, bagaimana ini sudah minta uang eh pergi naik haji," kelakar Mahfud.
Meski begitu Mahfud berharap kejadian seperti itu sudah tidak ada lagi di Kejaksaan. "Semoga saja Pak Jaksa Agung dengar ini," tutup Mahfud yang disambut tawa dari pengunjung sidang.
(mok/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 22:31 WIB
MUI Sumsel Larang Perayaan Valentine's Day
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
Kamis, 09/02/2012 20:37 WIB
Pansel KPU-Bawaslu: Data Seleksi Sifatnya Rahasia
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:21 WIB
Ditanya Money Politics Kongres Demokrat, Ketua DPC Dumai Bingung
-
Kamis, 09/02/2012 21:28 WIB
Tabrak Mobil Walikota Depok, Pemotor Tak Dipolisikan
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

