Satgas Diminta Ambil Alih Kasus Penembakan Edikson Sianturi
Rabu, 10/02/2010 14:45 WIB
Jakarta -
Keluarga dan kerabat Edikson Sianturi meminta Satgas Pemberantasan Mafia Hukum agar mengambil alih kasus penembakan yang menimpa Edikson. Penembakan Edikson diduga dilakukan oleh oknum Kepolisian.
Didampingi Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Azasi Manusia Indonesia (PBHI), keluarga dan kerabat Edikson menggelar aksi di depan Gedung Wantimpres, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2010).
Mereka membawa keranda mayat berwarna hitam. Spanduk juga mereka bentangkan. Spanduk itu bertuliskan 'Polda Riau Bertanggung Jawab Atas Tewasnya Edikson Sianturi Dalam Kasus Penembakan'.
Karena belum berhasil menemui Satgas, demonstran lantas duduk-duduk di tengah Jalan Veteran. Jalan yang tadinya 2 lajur kini menjadi 1 lajur. Akibatnya akses menuju Monas itu macet.
Sekitar 10 personel dari Polres Jakpus berusaha meminta pendemo minggir. Namun para pendemo tidak menghiraukan imbauan polisi.
Edikson merupakan korban penembakan oknum polisi yang terjadi pada 22 Mei 2009 lalu di Pasar Minggu, Kandis, Kabupaten Siak. Pihak Polda Riau sudah meminta maaf dalam kasus itu.
Pihak Polda Riau mengaku Edikson ditembak mati di dalam sebuah warung karena mengira Edikson adalah buronan. Namun kenyataannya, Edikson hanya warga sipil biasa.
(nik/iy)
Didampingi Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Azasi Manusia Indonesia (PBHI), keluarga dan kerabat Edikson menggelar aksi di depan Gedung Wantimpres, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2010).
Mereka membawa keranda mayat berwarna hitam. Spanduk juga mereka bentangkan. Spanduk itu bertuliskan 'Polda Riau Bertanggung Jawab Atas Tewasnya Edikson Sianturi Dalam Kasus Penembakan'.
Karena belum berhasil menemui Satgas, demonstran lantas duduk-duduk di tengah Jalan Veteran. Jalan yang tadinya 2 lajur kini menjadi 1 lajur. Akibatnya akses menuju Monas itu macet.
Sekitar 10 personel dari Polres Jakpus berusaha meminta pendemo minggir. Namun para pendemo tidak menghiraukan imbauan polisi.
Edikson merupakan korban penembakan oknum polisi yang terjadi pada 22 Mei 2009 lalu di Pasar Minggu, Kandis, Kabupaten Siak. Pihak Polda Riau sudah meminta maaf dalam kasus itu.
Pihak Polda Riau mengaku Edikson ditembak mati di dalam sebuah warung karena mengira Edikson adalah buronan. Namun kenyataannya, Edikson hanya warga sipil biasa.
(nik/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 08:22 WIB
Ombudsman Beri Waktu 1 Bulan untuk Selesaikan Kasus GKI Yasmin
-
Kamis, 09/02/2012 08:08 WIB
MPR: Hari Pers Nasional, Kembalikan Independensi Pers!
-
Kamis, 09/02/2012 07:59 WIB
Para Pendiri PD Bakal Bertemu Bahas Masa Depan Partai
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Kamis, 09/02/2012 07:27 WIB
Cegah Pilotnya Nyabu, Merpati Terus Lakukan Tes Urine
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Rabu, 08/02/2012 13:19 WIB
PPATK Endus Transaksi Mencurigakan di Istana Hingga Penegak Hukum
-
Kamis, 09/02/2012 00:08 WIB
Tim Investigasi: Jembatan Kukar Salah Sejak Perencanaan
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 862.000
- Rp 1,419.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

