Hakim-hakim China Diserukan Untuk Batasi Hukuman Mati

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 10/02/2010 14:50 WIB
Beijing - Hukuman mati marak dilakukan di China. Namun kini Mahkamah Agung China menyerukan hakim-hakim di negeri itu untuk membatasi penggunaan hukuman mati. Hukuman mati seharusnya hanya diberikan pada mereka yang terbukti bersalah atas kejahatan-kejahatan paling serius.

Demikian panduan yang dikirimkan ke pengadilan-pengadilan seluruh China seperti diberitakan kantor berita resmi China, Xinhua dan dilansir Reuters, Rabu (10/2/2010).

Dalam panduan itu tetap dinyatakan bahwa hukuman mati harus dengan tegas dijatuhkan jika memang patut. Namun ini berlaku hanya untuk minoritas kasus-kasus paling serius dengan bukti yang cukup dan valid.

Panduan baru ini dikeluarkan menjelang kongres dunia menentang hukuman mati yang akan diselenggarakan di Jenewa, Swiss bulan ini. China kemungkinan besar akan menjadi fokus pembicaraan dalam pertemuan itu.

Juru bicara Mahkamah Agung China Sun Jungong mengatakan, petunjuk baru ini merupakan interpretasi baru atas kebijakan "keadilan disertai pengampunan" yang pertama kali diperkenalkan tahun 2006 lalu.

Dilaporkan Xinhua, para pelaku pejahatan yang mengulangi kembali kejahatannya harus ditangani dengan lebih keras. Sedangkan orangtua dan anak-anak yang melakukan kejahatan harus mendapat pendekatan lebih lunak dari pengadilan-pengadilan.

China bisa jadi merupakan negara yang paling banyak melakukan hukuman mati di dunia. Setidaknya 7.000 orang divonis mati dan 1.718 orang dihukum mati pada tahun 2008 lalu. Demikian menurut badan HAM terkemuka Amnesty International.

China telah menuai kritikan dari para aktivis HAM atas tingginya angka eksekusi mati dan jumlah kasus yang diancam dengan hukuman mati. Saat ini ancaman hukuman mati diterapkan untuk lebih dari 60 kasus kejahatan, termasuk banyak kasus non-kekerasan dan kejahatan ekonomi.

(ita/iy)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini