Pansus Century Diminta Tunda Temui Amiruddin
Rabu, 10/02/2010 16:36 WIB
Makassar -
Rencana tim dari Pansus Century menemui deposan Bank Century Amiruddin Rustan di Makassar, Jumat (12/2/2010) depan, dinilai tidak tepat. Pansus diminta menunda pertemuan dengan pria yang menarik Rp 35 miliar dari Bank Century itu hingga pekan depan.
"Kalau tim datang tanggal 12 besok itu nggak pas waktunya sebab klien kami merayakan Imlek," kata Haryanto, pengacara Amiruddin Rustan, pada detikcom, Rabu (10/2/2010).
Menurut dia, sepanjang akhir pekan ini hingga awal pekan depan, Amiruddin Rustan akan banyak disibukkan dengan ritual perayaan Imlek. Rangkaian hari besar etnis Tiong Hoa itu cukup memakan waktu sehingga bila tim Pansus Century datang pada waktu yang sama, tentu saja akan saling bertabrakan.
"Dari pada kami dikatakan tidak kooperatif, lebih baik tim datang minggu depan setelah puncak Imlek selesai," sambung Haryanto.
Bila tim Pansus bersedia memundurkan jadwal kedatangan mereka ke Makassar pekan depan, pihak Amiruddin memastikan kesediaannya bekerjasama penuh. Bahkan akan memfasilitasi agar pertemuan tersebut berlangsung terbuka paling tidak untuk wartawan.
"Ini buat transparansi dan menghindarkan istilah 'pemeriksaan' yang berkonotasi negatif. Jadi lebih tepat sebagai pertemuan untuk berbagi informasi," jelasnya.
Lebih lanjut Haryanto menyatakan, klien yang membuka usaha bengkel mobil di Makassar itu juga merupakan korban dari skandal Bank Century. Hingga ini masih puluhan milyar rupiah uang milik Amiruddin di Bank Century yang tidak jelas keberadaannya.
"Kami juga ingin meluruskan kesan seolah Pak Amiruddin terlibat karena disebut-sebut menerima Rp 35 miliar, padahal dia juga korban," tegas dia.
(lh/iy)
"Kalau tim datang tanggal 12 besok itu nggak pas waktunya sebab klien kami merayakan Imlek," kata Haryanto, pengacara Amiruddin Rustan, pada detikcom, Rabu (10/2/2010).
Menurut dia, sepanjang akhir pekan ini hingga awal pekan depan, Amiruddin Rustan akan banyak disibukkan dengan ritual perayaan Imlek. Rangkaian hari besar etnis Tiong Hoa itu cukup memakan waktu sehingga bila tim Pansus Century datang pada waktu yang sama, tentu saja akan saling bertabrakan.
"Dari pada kami dikatakan tidak kooperatif, lebih baik tim datang minggu depan setelah puncak Imlek selesai," sambung Haryanto.
Bila tim Pansus bersedia memundurkan jadwal kedatangan mereka ke Makassar pekan depan, pihak Amiruddin memastikan kesediaannya bekerjasama penuh. Bahkan akan memfasilitasi agar pertemuan tersebut berlangsung terbuka paling tidak untuk wartawan.
"Ini buat transparansi dan menghindarkan istilah 'pemeriksaan' yang berkonotasi negatif. Jadi lebih tepat sebagai pertemuan untuk berbagi informasi," jelasnya.
Lebih lanjut Haryanto menyatakan, klien yang membuka usaha bengkel mobil di Makassar itu juga merupakan korban dari skandal Bank Century. Hingga ini masih puluhan milyar rupiah uang milik Amiruddin di Bank Century yang tidak jelas keberadaannya.
"Kami juga ingin meluruskan kesan seolah Pak Amiruddin terlibat karena disebut-sebut menerima Rp 35 miliar, padahal dia juga korban," tegas dia.
(lh/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 20:01 WIB
Pelaku Pembobol ATM di Kuta Sudah Bertransaksi 6 Kali
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:24 WIB
Kakek Ditemukan Tewas Membusuk di Rusun Tanah Abang
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:56 WIB
Investigasi Kecelakaan, KNKT Susuri Posisi Awal Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 17:33 WIB
Kunjungan Nasir Terkuak Berkat CCTV yang Tersambung di Ruang Menkum
-
588 Komentar
-
475 Komentar
-
381 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

