Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 668 Gram Heroin
Jumat, 26/02/2010 15:20 WIB
Ilustrasi
Jakarta -
Petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 688 gram heroin. Heroin tersebut dibawa dua orang penumpang WNI dari Malaysia.
"Kemarin malam pukul 22.00 WIB, berhasil menggagalkan selundupan heroin seberat 668 gram," ujar Humas Bea Cukai Pusat, Efy Sutantyo, kepada detikcom, Jumat (26/2/2010).
Efy mengatakan, ada 4 tersangka yang terlibat dalam penyelundupan tersebut. Keempat tersangka yakni dua wanita WNI, seorang pria warga Pakistan, dan seorang pria warga Amerika Serikat.
"Dua orang wanita WNI tertangkap setelah laptopnya kedapatan berisi heroin yang dikemas dalam 68 butir. Dua orang warga negara asing ditangkap di daerah Kemayoran," tuturnya.
Kedua wanita tersebut tampak mencurigakan dan saat dilakukan pemeriksaan ditemukan heroin di dalam laptopnya. Menurut Efy, heroin tersebut diduga ditelan oleh tersangka saat berangkat dari Pakistan. Kemudian dimuntahkan saat berada di Malaysia dan ditaruh di laptop.
"Diduga jalurnya dari Pakistan-Malaysia-Indonesia. Ditelan dulu dari Pakistan sampai Malaysia, lalu saat di Malaysia dimuntahkan dan ditaruh di laptop," terang dia.
Barang bukti berupa heroin dan laptop, serta keempat tersangka rencananya akan diserahkan ke Badan Nakotika Nasional (BNN).
(nvc/mok)
"Kemarin malam pukul 22.00 WIB, berhasil menggagalkan selundupan heroin seberat 668 gram," ujar Humas Bea Cukai Pusat, Efy Sutantyo, kepada detikcom, Jumat (26/2/2010).
Efy mengatakan, ada 4 tersangka yang terlibat dalam penyelundupan tersebut. Keempat tersangka yakni dua wanita WNI, seorang pria warga Pakistan, dan seorang pria warga Amerika Serikat.
"Dua orang wanita WNI tertangkap setelah laptopnya kedapatan berisi heroin yang dikemas dalam 68 butir. Dua orang warga negara asing ditangkap di daerah Kemayoran," tuturnya.
Kedua wanita tersebut tampak mencurigakan dan saat dilakukan pemeriksaan ditemukan heroin di dalam laptopnya. Menurut Efy, heroin tersebut diduga ditelan oleh tersangka saat berangkat dari Pakistan. Kemudian dimuntahkan saat berada di Malaysia dan ditaruh di laptop.
"Diduga jalurnya dari Pakistan-Malaysia-Indonesia. Ditelan dulu dari Pakistan sampai Malaysia, lalu saat di Malaysia dimuntahkan dan ditaruh di laptop," terang dia.
Barang bukti berupa heroin dan laptop, serta keempat tersangka rencananya akan diserahkan ke Badan Nakotika Nasional (BNN).
(nvc/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
443 Komentar
-
385 Komentar
-
352 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

