Ibu Hamil Ikut Demo
Bendera Tegaskan Dini Bukan Massa Bayaran
Sabtu, 06/03/2010 14:06 WIB
Jakarta -
Polda Metro Jaya sempat mencurigai Dini Setyowati, wanita hamil yang ikut berdemo di gedung DPR pada 2 Maret lalu, sebagai demonstran bayaran. Namun hal itu dibantah tegas Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera).
"Dini bukan massa bayaran, dia adalah aktivis dari front buruh," ujar Juru Bicara Bendera, Leo, di Markas Bendera yang merupakan bekas kantor DPP PDI, Jl. Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/3/2010).
Leo juga mengatakan, Dini ikut berdemo atas keinginannya sendiri. "Wanita juga ingin membela rakyat. Karena itu juga kesadaran sendiri untuk ikut berjuang," jelasnya.
Sayangnya, Dini tidak dihadirkan dalam jumpa pers tersebut. Mengenai hal ini, Leo berkilah Dini sedang pulang kampung. Dia juga tidak menjelaskan secara detil, asal daerah Dini dan kapan wanita itu akan kembali ke Jakarta.
Demikian pula saat ditanya alamat rumah Dini di Jakarta, Leo tidak bersedia menjelaskan secara detil. "Dia aktivis buruh dari Jakarta Utara," tukas Leo.
Sebelumnya Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar, mengatakan pihaknya akan menyelidiki keterlibatan Dini dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPR pada 2 dan 3 Maret lalu. Sebab sesuai ketentuan UU, wanita hamil dilarang ikut dalam aksi demo.
"Kalau dia dibayar, kita akan usut. Apakah sengaja mengirimkan orang hamil? Karena tidak pada tempatnya orang hamil ikut unjuk rasa. Kita akan usut itu," ungkap Boy.
(fiq/djo)
"Dini bukan massa bayaran, dia adalah aktivis dari front buruh," ujar Juru Bicara Bendera, Leo, di Markas Bendera yang merupakan bekas kantor DPP PDI, Jl. Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/3/2010).
Leo juga mengatakan, Dini ikut berdemo atas keinginannya sendiri. "Wanita juga ingin membela rakyat. Karena itu juga kesadaran sendiri untuk ikut berjuang," jelasnya.
Sayangnya, Dini tidak dihadirkan dalam jumpa pers tersebut. Mengenai hal ini, Leo berkilah Dini sedang pulang kampung. Dia juga tidak menjelaskan secara detil, asal daerah Dini dan kapan wanita itu akan kembali ke Jakarta.
Demikian pula saat ditanya alamat rumah Dini di Jakarta, Leo tidak bersedia menjelaskan secara detil. "Dia aktivis buruh dari Jakarta Utara," tukas Leo.
Sebelumnya Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar, mengatakan pihaknya akan menyelidiki keterlibatan Dini dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPR pada 2 dan 3 Maret lalu. Sebab sesuai ketentuan UU, wanita hamil dilarang ikut dalam aksi demo.
"Kalau dia dibayar, kita akan usut. Apakah sengaja mengirimkan orang hamil? Karena tidak pada tempatnya orang hamil ikut unjuk rasa. Kita akan usut itu," ungkap Boy.
(fiq/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
594 Komentar
-
500 Komentar
-
384 Komentar
-
207 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

