Mardigu: dr Fauzi Adalah 'Guardian Angel' Dulmatin

Amanda Ferdina - detikNews
Rabu, 10/03/2010 09:52 WIB
Metro TV
Jakarta - dr Fauzi diduga memiliki peran yang signifikan dengan tersangka teroris Dulmatin, yang diduga didor Densus 88 di warnet Multiplus, Pamulang. Keduanya pernah bekerja sama dalam tragedi Ambon 1999.

"Jika seandainya Dulmatin datang ke Jakarta, tentunya 'guardian angel'-nya adalah dr Fauzi," kata pengamat terorisme Mardigu WP dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (10/3/2010).

Mardigu menuturkan, secara emosi, hubungan dr Fauzi dan Dulmatin lebih kuat dan lebih dekat dibandingkan hubungan Fauzi dengan Umar Patek.

Mardigu menjelaskan, dalam strategi 'perjuangan' mereka, dikenal istilah safe house (tempat aman untuk bersembunyi) dan guardian angel (pelindung). Guardian angel berarti orang-orang yang setuju dengan pergerakan mereka namun belum tentu teroris.

"Misalnya untuk memperbolehkan menginap di rumahnya sehari. Tapi saya tidak menuduh Dr Fauzi kalau dia teroris ya," jelasnya.

Kedekatan Dulmatin dan dr Fauzi tampak sewaktu kerusuhan Ambon 1999 lalu. "Di Ambon, Dulmatin berhubungan dengan dr Fauzi karena dr Fauzi penyedia obat-obatan. Waktu itu Dulmatin ada di Kebon Cengkeh (Ambon)," tuturnya.

Keterangan resmi yang dilansir polisi menyebutkan, tersangka teroris yang tewas di Multiplus berinisial YI. Sebuah sumber menyebut YI adalah Yahya Ibrahim. Banyak yang menyatakan bahwa YI adalah Dulmatin, namun ada juga yang menyebut Umar Patek. Malam harinya, beredar foto YI. Wajahnya dinilai lebih mirip dengan Dulmatin. Keberadaan dr Fauzi hingga kini masih misterius.

(amd/nrl)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel