Misbakhun Sebut Impor Kondensat Perusahaannya Tak Lewat Bea Cukai RI
Rabu, 10/03/2010 15:47 WIB
Jakarta -
Perusahaan Misbakhun, PT Selalang Prima diduga melakukan impor barang fiktif. Tapi tegas, politisi PKS ini membantahnya. Barang yang dia impor memang tidak terdaftar di Bea Cukai Indonesia, tetapi terdaftar di Hongkong.
"Saya mengimpor dari Grains trading lalu saya jual ke Hongkong apa harus lewat bea cukai Indonesia? Ya jelas datanya mereka tidaka ada," papar komisaris PT Selalang Prima Internasional Mukhamad Misbakhun dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Menurut Misbakhun, membeli dari perusahaan pengeksport asing yang tujuannya tidak di Indonesia tidak harus melalui Bea dan Cukai.
"Tujuannya kan ke Hongkong," papar Misbakhun.
Kebetulan saja Grains juga menstok ke perusahaan lain di Indonesia. Sehingga kalau demikian maka bisa saja ada perusahaan lain yang terhadap di Bea dan Cukai.
"Yang jelas L/C saya untuk kondensat bukan gandum," terangnya.
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Bea dan Cukai Efy Suhartantyo pada Selasa kemarin memastikan bila sama sekali tidak ada daftar impor kondesat yang terdaftar atas nama PT Selalang Prima International, milik Misbakhun sepanjang 2007.
Dalam dokumen yang beredar menyebutkan bila barang yang diimpor oleh Misbakhun itu dikapalkan ke pelabuhan di Indonesia. Di dokumen itu pun hanya tercantum tulisan any port, tidak tertulis nama pelabuhannya.
Impor dilakukan Misbakhun pada akhir 2007 setelah mendapat L/C dari Bank Century senilai US$ 22,5 juta.
(van/ndr)
"Saya mengimpor dari Grains trading lalu saya jual ke Hongkong apa harus lewat bea cukai Indonesia? Ya jelas datanya mereka tidaka ada," papar komisaris PT Selalang Prima Internasional Mukhamad Misbakhun dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Menurut Misbakhun, membeli dari perusahaan pengeksport asing yang tujuannya tidak di Indonesia tidak harus melalui Bea dan Cukai.
"Tujuannya kan ke Hongkong," papar Misbakhun.
Kebetulan saja Grains juga menstok ke perusahaan lain di Indonesia. Sehingga kalau demikian maka bisa saja ada perusahaan lain yang terhadap di Bea dan Cukai.
"Yang jelas L/C saya untuk kondensat bukan gandum," terangnya.
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Bea dan Cukai Efy Suhartantyo pada Selasa kemarin memastikan bila sama sekali tidak ada daftar impor kondesat yang terdaftar atas nama PT Selalang Prima International, milik Misbakhun sepanjang 2007.
Dalam dokumen yang beredar menyebutkan bila barang yang diimpor oleh Misbakhun itu dikapalkan ke pelabuhan di Indonesia. Di dokumen itu pun hanya tercantum tulisan any port, tidak tertulis nama pelabuhannya.
Impor dilakukan Misbakhun pada akhir 2007 setelah mendapat L/C dari Bank Century senilai US$ 22,5 juta.
(van/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:52 WIB
Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU
-
Sabtu, 11/02/2012 10:04 WIB
Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

