Umumkan Dulmaltin di Australia
PDIP Nilai Pidato SBY Momentum yang Tepat
Rabu, 10/03/2010 15:50 WIB
Jakarta -
Tindakan Presiden SBY yang mengungkapkan lebih dulu kematian Dulmaltin ke parlemen Australia dianggap tak masalah oleh PDI Perjuangan. Partai oposisi ini bahkan menilai peryataan SBY itu disampaikan dalam momentum yang tepat.
"Kalau toh Presiden SBY di luar negeri sudah bisa memastikan Dulmaltin (tewas), ya pasti beliau mungkin saja sudah mendapatkan informasi akurat A1 dari jajaran intelijen dan Kepala Polri," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, kepada detikcom, Rabu (10/3/2010).
"Momentum tepat yang harus disampaikan oleh Presiden RI berkaitan dengan rencana kedatangan Obama dan keseriusan aparat Polri dan intelijen menumpas jaringan terorisme," imbuh Tjahjo.
Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi kepada Polri atas keberhasilannya melumpuhkan jaringan terorisme di Indonesia. Tjahjo menambahkan, sasaran terorisme tetap wilayah Jakarta dan Bali. Sementara untuk sasaran antara adalah daerah konflik seperti Poso dan Maluku. "Kita harus tetap waspada," katanya.
Anggota Komisi I DPR ini juga mengimbau intelijen harus cermat, khususnya kepada jaringan baru (usia muda) karena faktor idealisme dan mudah didoktrinkan.
"Prinsipnya tidak ada kejahatan yang sempurna. Teroris yang di Indonesia merupakan jaringan dunia intenasional. Indonesia sasaran target peledakan saja dengan memanfaatkan struktur masyarakat yang ramah," jelas Tjahjo.
(lrn/nrl)
"Kalau toh Presiden SBY di luar negeri sudah bisa memastikan Dulmaltin (tewas), ya pasti beliau mungkin saja sudah mendapatkan informasi akurat A1 dari jajaran intelijen dan Kepala Polri," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, kepada detikcom, Rabu (10/3/2010).
"Momentum tepat yang harus disampaikan oleh Presiden RI berkaitan dengan rencana kedatangan Obama dan keseriusan aparat Polri dan intelijen menumpas jaringan terorisme," imbuh Tjahjo.
Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi kepada Polri atas keberhasilannya melumpuhkan jaringan terorisme di Indonesia. Tjahjo menambahkan, sasaran terorisme tetap wilayah Jakarta dan Bali. Sementara untuk sasaran antara adalah daerah konflik seperti Poso dan Maluku. "Kita harus tetap waspada," katanya.
Anggota Komisi I DPR ini juga mengimbau intelijen harus cermat, khususnya kepada jaringan baru (usia muda) karena faktor idealisme dan mudah didoktrinkan.
"Prinsipnya tidak ada kejahatan yang sempurna. Teroris yang di Indonesia merupakan jaringan dunia intenasional. Indonesia sasaran target peledakan saja dengan memanfaatkan struktur masyarakat yang ramah," jelas Tjahjo.
(lrn/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:52 WIB
Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU
-
Sabtu, 11/02/2012 10:04 WIB
Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Jumat, 12/12/2008 18:29 WIB
Potongan Payudara Mengambang di Pantai Sanur
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
229 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

