Anggota DPR Cium Perpecahan di Tubuh Pimpinan KPK Soal Century
Rabu, 10/03/2010 19:44 WIB
Jakarta -
Kasus Bank Century hingga kini masih di tingkat penyelidikan KPK. Spekulasi pun bermunculan tentang adanya perpecahan di tubuh pimpinan KPK soal perlu tidaknya kasus tersebut naik ke penyidikan. Salah satunya berasal dari DPR.
Adalah anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari yang mencium adanya kabar ini. Informasi yang ia terima, ada voting soal Century yang hasilnya 2:2:1, atau 2 orang setuju, 2 orang tidak setuju dan satu orang lagi abstain.
"Informasi yang sampai, ada voting dan ternyata dua pimpinan tidak setuju untuk lanjutkan kasus ini.," kata Eva saat dihubungi wartawan, Rabu (10/3/2010).
Selain itu, Eva juga melihat perkembangan statemen dari beberapa elemen KPK. Ada perbedaan mencolok dari yang disampaikan pimpinan KPK M Jasin dan Juru Bicara KPK Johan Budi SP.
"Kalau kita analisis pendapat Jasin dan Johan saja sudah beda. Jasin bilang ditemukan elemen korupsi, Johan bilang masih didalami. Loh ini ada apa. Berarti di dalamnya ada dinamika, pimpinan tidak satu suara," jelas Eva yang menjadi saksi ahli di sidang praperadilan soal Century siang tadi.
Hal senada juga diungkapkan oleh peneliti ICW, Febridiansyah. Menurut dia, memang ada informasi beredar tentang satu orang pimpinan yang abstain soal Century. Khususnya yang menyangkut pemeriksaan terhadap Sri Mulyani dan Boediono.
Jika kabar ini benar, Febri menyangkan hal tersebut karena pimpinan harus satu suara dan tidak diperkenankan abstain. Perlu ada posisi yang tegas untuk mengusut siapa dalang di balik Century.
"Mereka harus dimintai keterangan dulu. Bisa jadi argumentasi dua lawan dua, perbedaan pendapat. Kita sesalkan 1 orang abstain itu. Pengusutan Century yang jadi prestasi bisa jadi jurang bagi KPK," tutupnya.
(mad/yid)
Adalah anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari yang mencium adanya kabar ini. Informasi yang ia terima, ada voting soal Century yang hasilnya 2:2:1, atau 2 orang setuju, 2 orang tidak setuju dan satu orang lagi abstain.
"Informasi yang sampai, ada voting dan ternyata dua pimpinan tidak setuju untuk lanjutkan kasus ini.," kata Eva saat dihubungi wartawan, Rabu (10/3/2010).
Selain itu, Eva juga melihat perkembangan statemen dari beberapa elemen KPK. Ada perbedaan mencolok dari yang disampaikan pimpinan KPK M Jasin dan Juru Bicara KPK Johan Budi SP.
"Kalau kita analisis pendapat Jasin dan Johan saja sudah beda. Jasin bilang ditemukan elemen korupsi, Johan bilang masih didalami. Loh ini ada apa. Berarti di dalamnya ada dinamika, pimpinan tidak satu suara," jelas Eva yang menjadi saksi ahli di sidang praperadilan soal Century siang tadi.
Hal senada juga diungkapkan oleh peneliti ICW, Febridiansyah. Menurut dia, memang ada informasi beredar tentang satu orang pimpinan yang abstain soal Century. Khususnya yang menyangkut pemeriksaan terhadap Sri Mulyani dan Boediono.
Jika kabar ini benar, Febri menyangkan hal tersebut karena pimpinan harus satu suara dan tidak diperkenankan abstain. Perlu ada posisi yang tegas untuk mengusut siapa dalang di balik Century.
"Mereka harus dimintai keterangan dulu. Bisa jadi argumentasi dua lawan dua, perbedaan pendapat. Kita sesalkan 1 orang abstain itu. Pengusutan Century yang jadi prestasi bisa jadi jurang bagi KPK," tutupnya.
(mad/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 08:37 WIB
Gunung Lokon Kembali Meletus!
-
Jumat, 10/02/2012 08:31 WIB
Mahfud: KPK Masih Bisa Cekal Seseorang di Penyelidikan
-
Jumat, 10/02/2012 08:20 WIB
Polisi Masih Teliti Temuan Senjata di Hutan UI
-
Jumat, 10/02/2012 07:44 WIB
BK DPR Tunggu Aduan Sebelum Periksa Nasir
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

