PBNU: Penanganan Teroris Harus Bisa Hilangkan Akar Teror
Kamis, 11/03/2010 05:12 WIB
Jakarta -
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menghargai keberhasilan aparat kepolisian dalam menangani teroris bersenjata. Namun, bangkitnya aliansi teroris membuktikan penanganan tidak cukup dengan pendekatan keamanan yang melahirkan kekerasan, korban, trauma dan rasa takut di masyarakat.
"Perlu diupayakan penanganan teror dengan menghilangkan akarnya di tingkat nasional maupun global," kata Ketua PBNU Ahmad Bagdja kepada wartawan di kantornya Jl Kramat Raya, Kramat, Jakarta Pusat, Rabu (10/3/2010).
Menurut Bagdja, rasa keadilan, tegaknya hukum, peningkatan kesejahteraan adalah pendekatan yang dalam jangka panjang dapat mengatasi teror di dalam negeri. Dalam konteks global, kekerasan senjata, dominasi negara besar seperti AS, politik diskriminatif, ekonomi yang eksploitatif tidak menghargai kemerdekaan dan hak-hak bangsa lainnya.
Dalam kasus Timur Tengah, gejolak di Irak dan Afghanistan serta lainnya, lanjut Bagdja, merupakan bukti kasat mata yang memicu tumbuhnya kekerasan dan teror.
"Mungkin ada baiknya, kunjungan Obama ke Indonesia bisa dimanfaatkan untuk dialog dengan 50-an Mufti dari seluruh dunia yang akan hadir di Muktamar NU ke-32 di Makassar. Mufti-mufti itu mewakili berbagai mazhab, faham dan aliran dari berbagai negara di dunia," pintanya.
(zal/rdf)
"Perlu diupayakan penanganan teror dengan menghilangkan akarnya di tingkat nasional maupun global," kata Ketua PBNU Ahmad Bagdja kepada wartawan di kantornya Jl Kramat Raya, Kramat, Jakarta Pusat, Rabu (10/3/2010).
Menurut Bagdja, rasa keadilan, tegaknya hukum, peningkatan kesejahteraan adalah pendekatan yang dalam jangka panjang dapat mengatasi teror di dalam negeri. Dalam konteks global, kekerasan senjata, dominasi negara besar seperti AS, politik diskriminatif, ekonomi yang eksploitatif tidak menghargai kemerdekaan dan hak-hak bangsa lainnya.
Dalam kasus Timur Tengah, gejolak di Irak dan Afghanistan serta lainnya, lanjut Bagdja, merupakan bukti kasat mata yang memicu tumbuhnya kekerasan dan teror.
"Mungkin ada baiknya, kunjungan Obama ke Indonesia bisa dimanfaatkan untuk dialog dengan 50-an Mufti dari seluruh dunia yang akan hadir di Muktamar NU ke-32 di Makassar. Mufti-mufti itu mewakili berbagai mazhab, faham dan aliran dari berbagai negara di dunia," pintanya.
(zal/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 07:44 WIB
BK DPR Tunggu Aduan Sebelum Periksa Nasir
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 06:48 WIB
Otak Pelaku Kaburnya 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Ditangkap
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 06:06 WIB
Erry Riyana Bantu Afghanistan Atasi Masalah Korupsi
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 06:48 WIB
Otak Pelaku Kaburnya 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Ditangkap
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

