Polisi Didesak Tangkap Penganiaya Wartawan
Kamis, 11/03/2010 14:47 WIB
Medan -
Puluhan wartawan media cetak dan elektronik mendatangi Mapolsekta Medan Kota, Jl. Stadion, Medan, Kamis (11/3/2010) siang. Para pekerja pers ini mendesak polisi segera menangkap Hendra Tobing alias Ucok Kibo, pelaku penganiayaan terhadap Dede Mohan Hasan Basri (27) alias Abay, wartawan Metro 24 Jam Medan.
Dalam pernyataan sikapnya, para jurnalis mengultimatum Kapolsek Medan Kota, AKP Amri Z untuk menangkap tersangka Ucok Kibo dalam waktu 1 kali 24 jam. Jika tidak, jurnalis mengancam akan melakukan penangkapan sendiri. Kordinator aksi, Soetana Monang Hasibuan mengatakan, polisi terkesan lamban menangani kasus penganiayaan Abay.
"Sejak peristiwa terjadi pada Sabtu malam, polisi belum menangkap tersangka," kata Monang.
Sementara Kapolsekta Medan Kota, AKP Amri Z menegaskan, pihaknya telah melakukan pengejaran, namun belum berhasil menemukan pelaku.
"Proses pengusutan terus dilakukan, termasuk memburu pelaku. Namun belum membuahkan hasil. Bagi rekan wartawan yang mengetahui keberadaan pelaku, kami minta segera melapor," kata Amri.
Penganiayaan Abay terjadi saat korban ingin membeli rokok di salah satu grosir di kawasan Jl. Sisingamangaraja, Sabtu (6/3/2010) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku Ucok Kibo bersama rekannya yang berada di lokasi, saat melihat korban langsung memukulnya dengan menggunakan botol minuman ringan.
Tidak puas, pelaku kemudian menusuk korban dengan pecahan botol. Akibatnya, korban terjatuh dengan kepala pecah dan luka tusuk pada leher bagian kanan. Penganiayaan itu terkait pemberitaan tentang premanisme yang dibuat korban tahun 2008 lalu.
(rul/djo)
Dalam pernyataan sikapnya, para jurnalis mengultimatum Kapolsek Medan Kota, AKP Amri Z untuk menangkap tersangka Ucok Kibo dalam waktu 1 kali 24 jam. Jika tidak, jurnalis mengancam akan melakukan penangkapan sendiri. Kordinator aksi, Soetana Monang Hasibuan mengatakan, polisi terkesan lamban menangani kasus penganiayaan Abay.
"Sejak peristiwa terjadi pada Sabtu malam, polisi belum menangkap tersangka," kata Monang.
Sementara Kapolsekta Medan Kota, AKP Amri Z menegaskan, pihaknya telah melakukan pengejaran, namun belum berhasil menemukan pelaku.
"Proses pengusutan terus dilakukan, termasuk memburu pelaku. Namun belum membuahkan hasil. Bagi rekan wartawan yang mengetahui keberadaan pelaku, kami minta segera melapor," kata Amri.
Penganiayaan Abay terjadi saat korban ingin membeli rokok di salah satu grosir di kawasan Jl. Sisingamangaraja, Sabtu (6/3/2010) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Pelaku Ucok Kibo bersama rekannya yang berada di lokasi, saat melihat korban langsung memukulnya dengan menggunakan botol minuman ringan.
Tidak puas, pelaku kemudian menusuk korban dengan pecahan botol. Akibatnya, korban terjatuh dengan kepala pecah dan luka tusuk pada leher bagian kanan. Penganiayaan itu terkait pemberitaan tentang premanisme yang dibuat korban tahun 2008 lalu.
(rul/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 10/02/2012 21:45 WIB
Cijago Resmi Bayar, Keluar Tol Macet
-
Jumat, 10/02/2012 21:35 WIB
Korban dan Geng Cewek di Bali Berdamai
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 21:16 WIB
Tersandung Batu, Atlet Paralayang Alami Kecelakaan di Parangtritis
-
Jumat, 10/02/2012 21:03 WIB
RI Kembali Desak Hentikan Kekerasan di Suriah
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 07:08 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

