Gara-gara Orangtua Lesbi, 2 Anak Dilarang Sekolah di AS
Kamis, 11/03/2010 14:56 WIB
Ilustrasi
Denver -
Gereja Katolik di Denver, Colorado, Amerika Serikat (AS) melarang dua anak masuk sekolah Katolik setempat karena orangtua mereka pasangan lesbi.
Gereja tersebut selama ini aktif berkampanye menentang pernikahan gay. Ditegaskan bahwa pernikahan yang sah hanyalah antara seorang pria dan seorang wanita.
Pihak sekolah The Sacred Heart of Jesus School telah menyampaikan putusan gereja Katolik tersebut kepada dua wanita lesbi yang menjadi orangtua anak-anak tersebut.
Diberitahukan bahwa anak-anak mereka akan diizinkan menyelesaikan pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) di sekolah Katolik tersebut. Namun mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (11/3/2010).
Keputusan kontroversial ini mengundang protes dari sejumlah orang. Para pendemo muncul di gereja Katolik Sacred Heart Church tersebut dengan membawa spanduk-spanduk bertuliskan "Apa yang akan dilakukan Yesus?"
Uskup Charles Chaput dari gereja tersebut menegaskan bahwa pernikahan hanya bisa terjadi antara seorang pria dan seorang wanita.
"Gereja tidak mengklaim bahwa orang-orang dengan orientasi homoseksual adalah 'buruk' atau bahwa anak-anak mereka kurang disayangi oleh Tuhan... tapi apa yang diajarkan gereja adalah bahwa keintiman seksual oleh orang di luar pernikahan adalah salah dan bahwa pernikahan hanya bisa terjadi antara seorang pria dan seorang wanita," tegas Uskup Chaput.
(ita/iy)
Gereja tersebut selama ini aktif berkampanye menentang pernikahan gay. Ditegaskan bahwa pernikahan yang sah hanyalah antara seorang pria dan seorang wanita.
Pihak sekolah The Sacred Heart of Jesus School telah menyampaikan putusan gereja Katolik tersebut kepada dua wanita lesbi yang menjadi orangtua anak-anak tersebut.
Diberitahukan bahwa anak-anak mereka akan diizinkan menyelesaikan pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) di sekolah Katolik tersebut. Namun mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi. Demikian seperti diberitakan AFP, Kamis (11/3/2010).
Keputusan kontroversial ini mengundang protes dari sejumlah orang. Para pendemo muncul di gereja Katolik Sacred Heart Church tersebut dengan membawa spanduk-spanduk bertuliskan "Apa yang akan dilakukan Yesus?"
Uskup Charles Chaput dari gereja tersebut menegaskan bahwa pernikahan hanya bisa terjadi antara seorang pria dan seorang wanita.
"Gereja tidak mengklaim bahwa orang-orang dengan orientasi homoseksual adalah 'buruk' atau bahwa anak-anak mereka kurang disayangi oleh Tuhan... tapi apa yang diajarkan gereja adalah bahwa keintiman seksual oleh orang di luar pernikahan adalah salah dan bahwa pernikahan hanya bisa terjadi antara seorang pria dan seorang wanita," tegas Uskup Chaput.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 21:45 WIB
Cijago Resmi Bayar, Keluar Tol Macet
-
Jumat, 10/02/2012 21:35 WIB
Korban dan Geng Cewek di Bali Berdamai
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 21:16 WIB
Tersandung Batu, Atlet Paralayang Alami Kecelakaan di Parangtritis
-
Jumat, 10/02/2012 21:03 WIB
RI Kembali Desak Hentikan Kekerasan di Suriah
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 07:08 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

